PROPOSAL SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK IDENTIFIKASI TINGKAT ADIKSI MEDIA SOSIAL PADA REMAJA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISWA KELAS 12 SMA NEGERI 2 BUNGKU TENGAH KAB.MOROWALI Oleh : YUNITA RAMADHAN NIM : 20220304039 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK BINA MULIA PALU TAHUN 2026 HALAMAN PERSETUJUAN Nama : Yunita Ramadhan NIM : 20220304039 Program Studi : Sistem Informasi Judul Proposal : Sistem Pakar Berbasis Web untuk Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor pada Siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kab. Morowali. Proposal ini telah diperiksa dan disetujui oleh Dosen Pembimbing I dan Pembimbing II telah diujiankan pada tanggal 04 Juni 2026. Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II Ir, Burhanudin.A.Masse.,M.Kom Sarintan Nurcahyati Kaharu, M.Pd NUPTK. 424574768130103 NUPTK. 5749750651230122 Mengetahui Ketua Program Studi Sistem Informasi Ir. Mohammad, M.Kom NUPTK. 2749760661137102 KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “Sistem Pakar Berbasis Web untuk Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor pada Siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali” tepat pada waktu yang direncanakan. Proposal ini disusun sebagai tugas akhir dalam memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer pada Program Studi Sistem Informasi STMIK Bina Mulia Palu. Dalam proses penyusunan proposal ini, Penulis telah menerima banyak bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, ucapan terima kasih yang tak terhingga Penulis sampaikan teristimewa kepada kedua Orang Tua dan Saudara-Saudariku yang telah memberikan dorongan, baik moril maupun spiritual, selama menempuh kuliah hingga pada penyusunan skripsi ini. Ucapan spiritual, selama menempuh kuliah hingga pada penyusunan proposal ini. Ucapan terima kasih juga dengan segala kerendahan hati Penulis sampaikan kepada: Dr. Samsinar Z. Moga, M.Si, Selaku ketua yayasan pendidikan Bina Mulia Palu yang telah memberikan kesempatan untuk menempuh Pendidikan dalam penyelesaian studi. Ir. Burhanuddin,Andi Masse.Kom., selaku ketua STMIK Bina Mulia Palu sekaligus Dosen Pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi selama studi dan penulisan proposal ini. Fitriani Andi Masse, M.Kom., selaku Wakil Ketua STMIK Bina Mulia Palu atas saran, motivasi serta nasehat selama menempuh studi. H. Abdul Razak Ramli, SE., MM., selaku Wakil Ketua III STIMIK Bina Mulia Palu atas saran, motivasi serta nasehat selama menempuh studi. Ir. Mohammad. M.Kom., selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi yang juga telah banyak memberikan arahan dan bimbingan selama perkuliahan Sarintan Nurcahyanti Kaharu, M.Pd. selaku Dosen STMIK Bina Mulia Palu sekaligus Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi selama studi dan penulisan proposal ini. Seluruh Dosen dan Staf/Pengelola STMIK Bina Mulia Palu yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, yang telah banyak membantu selama perkuliahan. Ibu Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kab. Morowali dan seluruh Staf yang telah memberikan bantuan, kerja sama dan informasi yang sangat berharga dalam mendukung kelancaran penelitian. Tanpa bantuan dan dukungan dari Bapak/Ibu sekaligus, proposal ini tidak akan terselesaikan dengan lancar. Kepada Keluarga Besar HIMASISFO, LDK An-Naafi’ yang senantiasa memberikan motivasi dan inspirasi selama kuliah. Sahabat penulis Nursia R. Makmur, Nurul Magfira, Fitriani yang senantiasa memberikan semangat, motivasi dan inspirasi selama masa kuliah. Akhir kata, penulis menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari sempurna dan karenanya Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi penyempurnaan proposal ini. Akhir kata, Penulis berharap proposal ini dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan dan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu di bidang Sistem Informasi. Palu, Juni 2026 Penulis DAFTAR ISI Halaman Persetujuan Dosen Pembimbing ii Kata Pengantar iii Daftar Isi vi Daftar Tabel viii Daftar Gambar ix Abtrak/Ikhtisar x BAB I. PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Masalah 1 Rumusan Masalah 3 Batasan Masalah 4 Tujuan Penelitian 5 1.4.1 Tujuan Umum 5 1.4.2 Tujuan Khusus 5 Manfaat Penelitian 6 1.5.1 Manfaat Teoritis 6 1.5.2 Manfaat Praktis 7 Sistematika Penulisan. 8 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 10 Penelitian Terdahulu 10 Landasan Teori 23 2.2.1 Pengertian Sistem 23 2.2.2. Pengertian informasi 23 2.2.3 Pengertian Sistem Informasi 24 2.2.4 Pengertian Sistem Pakar 25 2.2.5 Pengertian Media Sosial 27 2.2.6 Adiksi Media Sosial 28 2.2.6.1 Pengertian Adiksi Media Sosial 28 2.2.6.2 Gejala Adiksi Media Sosial 29 2.2.7 Metode Certainty Factor 31 2.2.7.1 Pengertian Certainty Factor 31 2.2.8. Website 32 2.2.9. Hypertext Preprocessor (PHP) 33 2.2.10. Xampp 34 2.2.11. Hypertext Markup Language (HTML) 35 2.2.12. Cascading Style Sheets (CSS) 36 2.2.13. JavaScript 37 2.2.14. Hosting dan Domain 38 2.2.15. Laragon 39 Kerangka Pikir penelitian 40 BAB III. METODE PENELITIAN 43 Jenis penelitian 43 Bahan dan Alat 43 Bahan 43 Alat 44 Lokasi dan Jadwal Penelitian 45 Lokasi Penelitian 45 Jadwal Penelitian 46 Populasi dan Sampel 47 Populasi. 47 Sampel. 47 Jenis dan Sumber data 49 Jenis Data 49 Sumber Data 49 Teknik Pengumpulan Data 50 Metode Analisis Data 58 Metode Pengembangan Sistem 60 Metode Prototype 60 Tahapan-Tahapan Dalam metode Prototype 61 Alur Penelitian 65 Daftar Pustaka 69 DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Tinjauan Penelitian 14 Tabel 2.2 Gejala Adiksi Media Sosial 29 Tabel 2.3 Kerangka Pikir Penelitian 42 Tabel 3.1 Jadwal Penelitian 46 Tabel 3.2 Sampel 49 Tabel 3.3 Nilai Bobot Certaint Factor (CF Pakar) 51 Tabel 3.4 Alasan Nilai Gejala 52 Tabel 3.5 Skala Nilai Certainty Factor 53 Tabel 3.6 Pernyataan Kuesioner 54 Tabel 3.7 Skala Penilaian Kuesioner Certainty Factor (CF User) 56 Tabel 3.8 Pengisian Kuesioner 57 DAFTAR GAMBAR Gambar 3.1 Metode Prototype 62 Gambar 3.2 User Case Diagram 62 Gambar 3.3 ERD 63 Gambar 3.4 Activity Diagram Admin 64 Gambar 3.5 Activity Diagram User 64 Gambar 3.6 Alur Penelitian 68 ABSTRAK YUNITA RAMADHAN, 20220304039. Sistem Pakar Berbasis Web untuk Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor pada Siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kab. Morowali. Pembimbing I Burhanudin. Andi. Masse., dan Pembimbing II Sarintan Nurcahyanti Kaharu. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang mampu mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali menggunakan metode Certainty Factor (CF), sehingga dapat membantu guru Bimbingan dan Konseling dalam melakukan identifikasi awal tingkat adiksi media sosial secara cepat, tepat, dan objektif berdasarkan gejala yang dialami oleh siswa. Metode analisis data menggunakan Certainty Factor (CF), yaitu metode yang digunakan untuk menghitung tingkat kepastian berdasarkan kombinasi nilai keyakinan pakar (CF Pakar) dan nilai keyakinan pengguna (CF User) sehingga menghasilkan tingkat kepastian terhadap kategori adiksi media sosial. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Prototype yang terdiri atas tahapan Communication, Quick Plan, Quick Design, Prototype Construction, serta Delivery and Feedback. Metode ini dipilih karena memungkinkan pengembang dan pengguna melakukan evaluasi terhadap prototype secara bertahap sehingga sistem yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kata Kunci : Sistem Pakar, Adiksi Media Sosial, Certainty Factor, Remaja, SMA Negeri 2 Bungku Tengah. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Integrasi teknologi informasi ke dalam aktivitas harian telah memicu transformasi besar pada pola interaksi masyarakat modern. Di kalangan generasi mudah, kehadiran platform media sosial kini tidak sekedar berfungsi sebagai media komunikasi yang jarak jauh, melainkan telah bergeser menjadi instrumen utama dalam membentuk eksistensi, mencari rekognisi, dan membangun ruang sosial baru. Di balik berbagai kemudahan ekosistem digital tersebut, terhadap risiko psikologis yang cukup mengkhawatirkan. Keterikatan yang berlebihan dan kurangnya kontrol diri dalam memanfaatkan platform ini lambat laun dapat menggiring remaja pada kondisi ketergantungan atau adiksi media sosial. Fase remaja merupakan periode perkembangan yang rentan karena diwarnai oleh ketidakstabilan emosional serta dorongan pencarian identifikasi yang tinggi. Mudah terikat pada stimulasi konstan dari dunia maya. Gejala klinis akibat ketergantungan digital ini umumnya termanifestasi dalam bentuk penurunan konsentrasi belajar, kualitas tidur yang buruk, gejala kecemasan, hingga memudarnya kepekaan terhadap realitas sosial di sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi siswa kelas 12 di SMA Negeri 2 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Sebagai pelajar tingkat akhir, mereka dihadapkan pada tuntutan akademik yang krusial, seperti persiapan menghadapi ujian kelulusan serta pencerahan karier atau studi lanjut. Adiksi media sosial pada momen krusial ini berpotensi besar mengganggu fokus belajar, mereduksi prestasi akademik, dan mengaburkan orientasi masa depan mereka. Kendati dampak destruktif dari kecanduan digital ini kian nyata, mekanisme deteksi dini di lingkungan sekolah masih menghadapi kendala teknis. Guru bimbingan konseling (BK) di SMA Negeri 2 Bungku Tengah sering kali kesulitan memetakan tingkat kecanduan siswa secara presisi akibat keterbatasan instrumen ukur praktis serta ketidakseimbangan rasio antara jumlah konselor dan siswa. Disisi lain, para siswa umumnya tidak menyadari bahwa intensitas penggunaan gawai mereka telah memasuki tahapan yang tidak sehat. Berangkat dari problem tersebut, dibutuhkan sebuah sistem alternatif yang objektif, privasi, dan dapat diakses secara mandiri untuk mendiagnosis tingkat ketergantungan ini. Penerapan kecerdasan buatan melalui arsitektur sistem pakar menawarkan solusi inovatif atas permasalahan tersebut, sistem pakar dirancang untuk mengadopsi kapasitas penalaran seorang psikologi atau konselor ke dalam program komputer. Dengan mengimplementasi sistem ini ke dalam platform berbasis web, proses skrining awal dapat dilakukan secara mandiri oleh siswa kapan saja dan di mana saja tanpa menimbulkan beban psikologi berupa rasa cemas atau terhakimi. Dalam proses penilaian psikologi, indikator atau jawaban yang diberikan oleh pengguna sering kali bersifat subjektif dan mengandung unsur ketidakpastian. Guna mengatasi ambiguitas data tersebut, metode Certainty factor (CF) dipisahkan sebagai pendekatan penalaran yang sangat relevan. Metode ini bekerja dengan menghitung tingkat keyakinan (measure of belief) dan tingkat ketidakpastian (measure of disbelief) dari pakar dan pengguna terhadap suatu gejala. Melalui kalkulasi berbasis aturan ini, sistem mampu mengonversi data klinis yang samar menjadi sebuah nilai persentase kepastian yang menggambarkan tindakan adiksi siswa, mulai dari kategori ringan, moderat, hingga berat. Melalui urgensi empiris yang telah dipaparkan, penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan sebuah aplikasi khusus dengan judul “Sistem Pakar Berbasis Web untuk Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali”. Kehadiran sistem ini diproyeksikan mampu menjadi alat bantu strategis bagi pihak sekolah dalam melakukan pemetaan psikologis, sekaligus media refleksi digital bagi siswa demi menjaga stabilitas akademik mereka. Rumusan Masalah. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah inti dalam penelitian ini adalah: Bagaimana merancang dan mengimplementasikan sistem pakar berbasis web dengan mengintegrasikan metode Certainty Factor guna mendiagnosis dan menghitung nilai kepastian tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali secara objektif ? Batasan Masalah Karena keterbatasan waktu dan kemampuan dalam penelitian ini, maka dilakukan pembatasan masalah sebagai berikut: Pengambilan data dilakukan secara khusus pada siswa aktif yang menduduki bangku kelas 12 di SMA Negeri 2 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, mengingat krusialnya fase akademik yang sedang mereka tempuh. Penelitian berpusat pada ketergantungan terhadap platform digital populer di kalangan remaja (misalnya Tiktok, Instagram, Facebook dan X). Dasar penentuan indikator klinis beserta bobot gejalanya mengacu pada instrumen psikologi formal yang telah disinkronisasikan dan disetujui oleh unit Bimbingan Konseling (BK) sekolah setempat sebagai otoritas pakar. Proses penalaran deduktif untuk mengurai ambiguitas serta elemen ketidakpastian (Uncertainty) pada data gejala ditangani secara tunggal menggunakan metode Certainty Factor (CF). Penelitian ini difokuskan pada keandalan metode tersebut dan tidak melibatkan komparasi performansi ataupun akurasi dengan algoritma kecerdasan buatan (artificial intelligence) sejenis lainnya. Perangkat lunak ini dirancang dalam platform berbasis web (bukan merupakan aplikasi native mobile), dengan mengimplementasikan bahasa pemrograman PHP/JavaScript serta sistem manajemen basis data relasional (Relation Database Management Sytem) memanfaatkan MySQL. Distribusi hak operasional sistem diaplikasikan secara terbatas hanya kepada dua aktor utama, yakni siswa selaku subjek penilaian mandiri (self-assessment) dan guru BK/Admin selaku pengelola basis pengetahuan (Knowledge base) pakar. Tujuan Penelitian. Tujuan Umum. Tujuan umum penelitian ini yaitu merancang dan mengimplementasikan sistem pakar berbasis web dengan mengintegrasikan metode Certainty Factor guna mendiagnosis dan menghitung nilai kepastian tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas 12 SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali secara objektif. Tujuan Khusus mengetahui tingkat penggunaan media sosial pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Mengidentifikasi gejala-gejala adiksi media sosial yang dialami siswa, seperti penggunaan media sosial secara berlebihan, sulit mengurangi waktu penggunaan, dan menurunnya fokus belajar. Merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan identifikasi tingkat adiksi media sosial pada remaja. Menerapkan metode Certainty Factor untuk menghitung tingkat keyakinan berdasarkan gejala yang dipilih oleh pengguna dalam sistem. Menampilkan hasil identifikasi tingkat adiksi media sosial ke dalam beberapa kategori, seperti rendah, sedang dan tinggi. Membantu pihak sekolah, guru BK dan orang tua dalam mengetahui kondisi siswa terkait penggunaan media sosial secara lebih awal. Memberikan informasi dan solusi awal kepada siswa agar dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menguji sistem yang dibuat agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil identifikasi yang sesuai dengan kondisi pengguna. Manfaat Penelitian Manfaat Teoritis. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam bidang sistem pakar, khususnya penerapan metode Certainty Factor untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada remaja. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan penelitian serupa di bidang teknologi informasi dan sistem pakar berbasis web. Manfaat Praktis. Bagi Siswa. Penelitian ini dapat membantu siswa mengetahui tingkat penggunaan media sosial yang dialami sehingga siswa dapat lebih memahami dampak penggunaan media sosial secara berlebihan dan lebih bijak dalam mengatur waktu penggunaan media sosial. Bagi Guru dan Pihak Sekolah. Sistem yang dibuat dapat membantu guru, khususnya Bimbingan Konseling (BK), dalam melakukan identifikasi awal terhadap siswa yang memiliki kecenderungan adiksi media sosial sehingga dapat dilakukan pembinaan atau pendampingan lebih lanjut. Bagi Orang Tua. Penelitian ini dapat memberikan informasi kepada orang tua mengenai kondisi penggunaan media sosial pada anak sehingga orang tua dapat lebih mudah melakukan pengawasan dan memberikan arahan yang tepat. Bagi Penulis. Sebagai latihan dalam upaya menambah pengalaman dan kemampuan secara tertulis dan sistematis dalam bentuk kaya ilmiah, serta disusun sebagai salah satu syarat kelulusan Tugas Akhir pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Mulia Palu. Bagi STMIK Bina Mulia Palu. Sebagai bahan tambahan referensi karya ilmiah di lingkungan kampus, khususnya bidang pakar dan teknologi informasi. Selain itu, penelitian juga dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta menjadi contoh penerapan metode Certainty Factor dalam menyelesaikan permasalahan sosial pada remaja melalui sistem berbasis web. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa lain sebagai bahan pembelajaran maupun acuan untuk penelitian selanjutnya. Sistematika Penelitian Penulisan proposal penelitian ini dikelompokkan menjadi beberapa bab dengan sistematika sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini terdiri dari latar belakang penelitian, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, serta sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini menjelaskan perbandingan penelitian ini dengan penelitian-penelitian lain yang sudah pernah ada, menguraikan landasan teori yang terkait dengan penelitian ini, serta kerangka pikir penelitian. BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini membahas tentang jenis penelitian, alat dan bahan penelitian, lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data, teknik pengumpulan data, metode analisis data, metode pengembangan sistem, serta alur penelitian. BAB II TIJAUAN PUSTAKA Penelitian Terdahulu Beberapa penelitian yang berhubungan dengan permasalahan tentang Sistem Pakar Berbasis Web Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor. sebagai berikut : Penelitian yang di lakukan oleh ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Sulistyo","given":"Dwimas Budi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Nita","given":"Sekreningsih","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"480-489","title":"Implementasi Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Media Sosial","type":"article-journal","volume":"4"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=2186c067-bd24-4ea4-a25e-b2c52f2f7a9a"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Sulistyo & Nita, 2024) yang berjudul “Implementasi Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Media Sosial” menyatakan penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar yang dapat mendiagnosis tingkat kecanduan media sosial menggunakan metode certainty factor. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama remaja, untuk melakukan diagnosis awal terhadap kecanduan media sosial serta meningkatkan kesadaran akan bahaya yang ditimbulkan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan psikolog untuk mendapatkan gejala-gejala kecanduan media sosial. Sistem pakar dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework Laravel, dan basis data MySQL. Implementasi sistem dilakukan berbasis website untuk memudahkan akses bagi pengguna. Hasil evaluasi berdasarkan pengujian System Usability Scale (SUS) memperoleh score rata-rata 70,69 (Baik) dari jumlah responden 18 orang. Sejumlah responden memiliki penilaian di antaranya menganggap sistem pakar ini mudah digunakan dan fitur-fiturnya berfungsi dengan baik, dengan sebagian besar responden tidak merasa membutuhkan bantuan tambahan. Namun, beberapa responden merasa adanya ke tidak konsisten dalam sistem dan beberapa merasa perlu membiasakan diri terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Dengan Kesimpulan bahwa sistem ini memiliki tingkat efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna yang baik. Dengan demikian, sistem pakar ini mampu memberikan pengalaman pengguna yang positif dan memadai dalam menjalankan fungsinya. Sehingga penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dan edukatif untuk mengurangi kecanduan media sosial pada remaja. Penelitian yang dilakukan oleh ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.26418/justin.v13i1.83511","author":[{"dropping-particle":"","family":"Elvanni","given":"Imelda","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Pratama","given":"Angga","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Sahputra","given":"Ilham","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"74-82","title":"Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Certainty Factor ( Studi Kasus : Pt Evans Simpang Kiri Plantation Aceh Tamiang ) Expert System for Diagnosing Oil Palm Plant Diseases Using Certainty Factor Method ( Case Study : Pt Ev","type":"article-journal","volume":"13"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=3fb5e413-a85a-42c0-aec6-ab8fdae64321"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Elvanni et al., 2025) yang berjudul “Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Tingkat Keterikatan Remaja Terhadap Game Online Di Kabupaten Malaka Menggunakan Metode Certainty Factor” menyatakan bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web guna mendiagnosis tingkat keterikatan remaja terhadap game online di Kabupaten Malaka dengan menggunakan metode Certainty Factor. Sistem ini mengklasifikasikan keterikatan dalam tiga tingkat, yaitu rendah, sedang, dan tinggi, berdasarkan gejala-gejala yang di input oleh pengguna. Metode Certainty Factor digunakan karena mampu mengakomodasi ketidakpastian dengan menggabungkan tingkat keyakinan dari pakar dan pengguna terhadap setiap gejala. Sistem dikembangkan menggunakan model waterfall dan diuji pada data 25 remaja usia 12– 20 tahun. Hasil validasi menunjukkan tingkat akurasi sebesar 95% dibandingkan dengan hasil diagnosa pakar. Sistem ini diharapkan dapat membantu orang tua, guru, dan konselor dalam melakukan deteksi dini serta menjadi sarana konsultasi yang bersifat mandiri dan menjaga privasi pengguna. Penelitian yang dilakukan oleh ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Rosidin","given":"Nazdan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Punkastyo","given":"Dimas Abisono","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"September","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"50-54","title":"Implementasi Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Certainty Factor untuk Diagnosis Gejala Kecanduan Game Online","type":"article-journal","volume":"14"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=60fcf1f4-c835-49e0-81e3-124a6e4f76f9"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Rosidin & Punkastyo, 2025) dengan Judul “Implementasi Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Certainty Factor untuk Diagnosis Gejala Kecanduan Game Online” menyatakan tujuan utama dari perancangan dan implementasi sistem pakar berbasis web yang difokuskan pada diagnosis kecanduan game online pada kalangan remaja. Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial siswa, khususnya di SMK Sirajul Falah Parung. Sistem dirancang dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD) melalui tahapan analisis kebutuhan, desain, pembangunan, dan implementasi. Data diperoleh dari observasi, wawancara dengan guru Bimbingan Konseling, dan studi literatur. Hasil pengujian terhadap 25 siswa menunjukkan tingkat kesesuaian diagnosis sistem dengan asesmen guru sebesar 88%. Sistem dinilai mudah digunakan, efisien, dan stabil sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alat identifikasi dini untuk mendukung layanan konseling di sekolah. Tabel 2. SEQ tabel_2. \* ARABIC 1 Tinjauan Penelitian No Judul Penelitian dan Tahun Tujuan Penelitian Metode Penelitian Hasil Penelitian Research Gap (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Implementasi Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Media Sosia ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Sulistyo","given":"Dwimas Budi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Nita","given":"Sekreningsih","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"480-489","title":"Implementasi Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Media Sosial","type":"article-journal","volume":"4"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=2186c067-bd24-4ea4-a25e-b2c52f2f7a9a"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Sulistyo & Nita, 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Sulistyo & Nita, 2024) bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar yang dapat mendiagnosis tingkat kecanduan media sosial menggunakan metode certainty factor. Metode Certainty Factor System Usability Scale (SUS) Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dibangun mampu melakukan diagnosis awal tingkat kecanduan media sosial berdasarkan gejala yang dipilih pengguna dengan menggunakan metode Certainty Factor. Berdasarkan hasil pengujian System Usability Scale (SUS) terhadap 18 responden, sistem memperoleh nilai rata-rata sebesar 70,69 yang termasuk dalam kategori baik. Mayoritas responden menilai bahwa sistem mudah digunakan, fitur yang tersedia berfungsi dengan baik, serta tidak memerlukan bantuan khusus dalam pengoperasiannya. Meskipun demikian, beberapa responden masih menemukan adanya ke tidak konsisten pada sistem dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dalam penggunaannya. Secara keseluruhan, sistem dinilai memiliki tingkat efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi dan deteksi dini terhadap kecanduan media sosial, khususnya pada kalangan remaja. penelitian tersebut ditujukan untuk remaja usia 12–25 tahun secara umum, sehingga belum secara khusus mengkaji tingkat adiksi media sosial pada kelompok siswa sekolah menengah atas, khususnya siswa kelas 12 yang memiliki karakteristik dan tantangan penggunaan media sosial yang berbeda. Kondisi ini menunjukkan perlunya penelitian yang lebih terfokus pada kelompok pengguna tertentu agar hasil yang diperoleh lebih spesifik dan relevan. penelitian sebelumnya lebih menekankan pada pengembangan sistem dan pengujian usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Sementara itu, penelitian tersebut belum mengkaji secara mendalam kondisi tingkat adiksi media sosial pada lingkungan pendidikan tertentu yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan atau tindakan preventif oleh pihak sekolah. sistem yang dikembangkan hanya menghasilkan diagnosis dan saran umum terkait kecanduan media sosial. Penelitian tersebut belum difokuskan pada pemanfaatan sistem sebagai alat bantu identifikasi tingkat adiksi media sosial yang dapat digunakan secara khusus oleh sekolah untuk mendukung proses pemantauan dan pembinaan siswa. 2 Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Tingkat Keterikatan Remaja Terhadap Game Online Di Kabupaten Malaka Menggunakan Metode Certainty Factor ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.26418/justin.v13i1.83511","author":[{"dropping-particle":"","family":"Elvanni","given":"Imelda","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Pratama","given":"Angga","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Sahputra","given":"Ilham","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"74-82","title":"Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Certainty Factor ( Studi Kasus : Pt Evans Simpang Kiri Plantation Aceh Tamiang ) Expert System for Diagnosing Oil Palm Plant Diseases Using Certainty Factor Method ( Case Study : Pt Ev","type":"article-journal","volume":"13"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=3fb5e413-a85a-42c0-aec6-ab8fdae64321"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Elvanni et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Elvanni et al., 2025) bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web guna mendiagnosis tingkat keterikatan remaja terhadap game online di Kabupaten Malaka dengan menggunakan metode Certainty Factor Metode Certainty Factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan mampu mengidentifikasi tingkat keterikatan remaja terhadap game online ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi, berdasarkan gejala yang dipilih oleh pengguna. Penggunaan metode Certainty Factor memungkinkan sistem mengolah ketidakpastian dalam proses diagnosis dengan menggabungkan tingkat keyakinan pakar dan pengguna terhadap setiap gejala. Berdasarkan hasil validasi, sistem memperoleh tingkat akurasi sebesar 95% jika dibandingkan dengan hasil diagnosis yang diberikan oleh pakar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam membantu proses identifikasi keterikatan remaja terhadap game online. Selain itu, sistem juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana deteksi dini dan konsultasi mandiri bagi orang tua, guru, maupun konselor dengan tetap menjaga privasi pengguna. Penelitian tentang sistem pakar dengan metode Certainty Factor untuk mendeteksi kecanduan game online telah banyak dilakukan. Namun, sebagian besar penelitian tersebut hanya berfokus pada diagnosis kecanduan game online secara umum dan belum secara khusus mengkaji tingkat keterikatan remaja terhadap game online di Kabupaten Malaka. Selain itu, masih terbatas penelitian yang mengembangkan sistem pakar berbasis web yang dapat digunakan sebagai alat bantu deteksi dini bagi remaja, orang tua, dan pihak sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan membangun sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor guna mengidentifikasi tingkat keterikatan remaja terhadap game online di Kabupaten Malaka secara lebih cepat dan mudah. 3 Implementasi Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Certainty Factor untuk Diagnosis Gejala Kecanduan Game Online ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Rosidin","given":"Nazdan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Punkastyo","given":"Dimas Abisono","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"September","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"50-54","title":"Implementasi Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Certainty Factor untuk Diagnosis Gejala Kecanduan Game Online","type":"article-journal","volume":"14"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=60fcf1f4-c835-49e0-81e3-124a6e4f76f9"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Rosidin & Punkastyo, 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Rosidin & Punkastyo, 2025) tujuan utama dari perancangan dan implementasi sistem pakar berbasis web yang difokuskan pada diagnosis kecanduan game online pada kalangan remaja. Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial siswa, khususnya di SMK Sirajul Falah Parung Metode Certainty Factor Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan mampu membantu proses identifikasi dini gejala kecanduan game online pada remaja. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap 25 siswa, diperoleh tingkat kesesuaian hasil diagnosis sistem dengan hasil asesmen guru Bimbingan Konseling sebesar 88%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi yang cukup baik dalam mengidentifikasi tingkat kecanduan game online. Selain itu, sistem dinilai mudah digunakan, bekerja secara efisien, dan memiliki kestabilan yang baik selama proses pengujian. Dengan demikian, sistem pakar ini dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu bagi pihak sekolah, khususnya guru BK, dalam mendukung layanan konseling serta melakukan deteksi dini terhadap siswa yang berpotensi mengalami kecanduan game online. berfokus pada diagnosis gejala kecanduan game online menggunakan metode Certainty Factor. Namun, penelitian tersebut belum secara khusus membahas tingkat keterikatan remaja terhadap game online pada wilayah tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan sistem pakar yang dapat mengidentifikasi tingkat keterikatan remaja terhadap game online di Kabupaten Malaka menggunakan metode Certainty Factor. 4 Sistem Pakar Berbasis Web untuk Identifikasi Tingkat Adiksi Media Sosial pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor pada Siswa Kelas 12 SMA 2 Bungku Tengah Kab Morowali. Yunita Ramadhan (2026) Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat penggunaan media sosial serta mengidentifikasi gejala-gejala adiksi media sosial yang dialami oleh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali, seperti penggunaan media sosial secara berlebihan, kesulitan mengendalikan waktu penggunaan, dan menurunnya konsentrasi belajar. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor yang dapat membantu proses identifikasi tingkat adiksi media sosial secara lebih cepat, mudah, dan akurat sebagai upaya deteksi dini pada remaja. Metode Certainty Factor - Penelitian mengenai sistem pakar dengan metode Certainty Factor telah banyak diterapkan untuk membantu proses diagnosis berbagai permasalahan, termasuk kecanduan media sosial. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada pengembangan sistem dan pengujian metode tanpa mengkaji secara khusus tingkat adiksi media sosial pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas. Selain itu, masih terbatas penelitian yang mengembangkan sistem pakar berbasis web sebagai sarana identifikasi dini tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas XII, khususnya di SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan merancang dan membangun sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor yang dapat membantu mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada remaja secara lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Landasan Teori Pengertian Sistem. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu. Di mana sistem ini juga merupakan suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang dihubungkan bersama guna untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan. ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Efendi","given":"Erwan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Siregar","given":"Hotna Marito","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Hutagalung","given":"Aprian","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Pasaribu","given":"Baharuddin","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"43-53","title":"Teknologi Sistem Informasi","type":"article-journal","volume":"3"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=3b049b9d-ce35-4d7f-b6c6-d8f6f3e52dd9"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Efendi et al., 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Efendi et al., 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Efendi et al., 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Efendi et al., 2023) Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen atau sub-sub sistem yang saling berhubungan dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan.ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Studi","given":"Website","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Desa","given":"Kasus","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"title":"rancang bangun, website, PHP, MySQL, Framework Codeigneter, black box 1.","type":"article-journal","volume":"1"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=dd528c1e-65fe-4583-84d4-c6ae9d4d6d62"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Studi & Desa, 2023). Dari pengertian-pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa sistem terdiri dari sekumpulan komponen yang saling berhubungan satu sama lain, bekerja sama, dan kemudian memprosesnya, dan menghasilkan jalan keluarnya untuk mencapai suatu tujuan sistem tersebut. Pengertian Informasi Menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Pratama","given":"Andi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Sari","given":"Rina","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Akuntansi Multiparadigma","id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2021"]]},"page":"112-124","title":"Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan","type":"article-journal","volume":"12"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=82a60914-b37c-45dd-9965-a15ab0b79af0"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Pratama & Sari, 2021)","plainTextFormattedCitation":"(Pratama & Sari, 2021)","previouslyFormattedCitation":"(Pratama & Sari, 2021)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Pratama & Sari, 2021) Informasi merupakan data yang sudah dimanifestasikan dalam bentuk tertentu, sehingga bagi yang memerlukannya merupakan sesuatu yang berguna, mempunyai atau diharapkan akan mempunyai nilai nyata sebagai sarana dalam proses pengolahan data menjadi informasi Menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.56799/peshum.v1i4.507","abstract":"Model pembelajaran pengolahan informasi adalah model pembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas yang terkait dengan kegiatan proses atau pengolahan informasi untuk meningkatkan kapabilitas siswa melalui proses pembelajaran. Model pemrosesan informasi ini didasari oleh teori belajar kognitif dan berorientasi pada kemampuan peserta didik memproses informasi yang dapat memperbaiki kemampuannya. Pemrosesan Informasi merujuk pada cara mengumpulkan/menerima stimuli dari lingkungan, mengorganisasi data, memecahkan masalah, menemukan konsep, dan menggunakan simbol verbal dan visual. Pemrosesan informasi juga dibutuhkan bagi anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Istilah tunagrahita disebut hambatan mental (mentally handicap) untuk melihat kecenderugan kebutuhan khusus pada meraka, hambatan mental termasuk penyandang lamban belajar maupun tunagrahita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana teori pengolahan informasi dalam pendidikan agama Islam yang dapat diterapkan pada anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Berdasarkan hasil analisis study pustaka, terdapat  tokoh yang menfokuskan penelitian teori pengolahan informasi yaitu Robert Milis Gagne. Dalam pengaplikasian teori ini terhadap pembelajaran PAI pada anak tunagrahita melibatkan beberapa tahapan tentang bagaimana setiap individu mempersepsi, mengorganisasi sejumlah informasi yang diterima dari lingkungan sekitar. Dan dalam pengolahannya memiliki prinsip dasar bahwa informasi yang diterima oleh setiap tingkatan itu berbeda.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Elvania Rachim","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Neneng Yektiana","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rahmat Hariyadi","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora","id":"ITEM-1","issue":"4","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"384-394","title":"Analisis Teori Pengolahan Informasi Dalam Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita","type":"article-journal","volume":"1"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=09db0b1b-423b-4ce3-9116-111b05b700af"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Elvania Rachim et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Elvania Rachim et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Elvania Rachim et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Elvania Rachim et al., 2022) Informasi adalah pengetahuan yang didapat dari sebuah pembelajaran, pengalaman atau instruksi. Dalam beberapa hal pengetahuan tentang situasi yang telah dikumpulkan atau telah diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejent dan didapatkan dari berita, juga disebut informasi. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil pengolahan data yang telah disusun dan disajikan sehingga memiliki makna serta nilai guna bagi penerimanya. Informasi juga dapat dipahami sebagai pengetahuan yang diperoleh melalui proses pembelajaran, pengalaman, komunikasi, maupun berbagai sumber lainnya yang membantu seseorang dalam memahami suatu keadaan dan mendukung pengambilan keputusan. Dengan demikian, informasi berperan penting sebagai sarana untuk menambah wawasan dan menjadi dasar dalam memperoleh pengetahuan yang lebih akurat dan bermanfaat. Pengertian Sistem Informasi Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pengumpulan, pemasukan, pemrosesan data, penyimpanan, pengolahan, pengendalian dan pelaporan sehingga tercapai sebuah informasi yang mendukung pengambilan keputusan di dalam suatu organisasi untuk dapat mencapai suatu organisasi untuk dapat mencapai sasaran dan tujuannya, menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Studi","given":"Website","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Desa","given":"Kasus","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"title":"rancang bangun, website, PHP, MySQL, Framework Codeigneter, black box 1.","type":"article-journal","volume":"1"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=dd528c1e-65fe-4583-84d4-c6ae9d4d6d62"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Studi & Desa, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Studi & Desa, 2023). Sistem Informasi merupakan gabungan dari empat bagian utama di antaranya mencangkup perangkat lunak, perangkat keras, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih. Bagian-bagian ini saling berkaitan untuk menciptakan sistem yang mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat. Menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"ISSN":"2598828x","author":[{"dropping-particle":"","family":"Rizki","given":"Ari Muhammad","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Setiawan","given":"Dena Latif","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)","id":"ITEM-1","issue":"5","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"10704-10712","title":"Penerapan Sistem Informasi Kehadiran Siswa Menggunakan Aplikasi Appsheet Berbasis Android","type":"article-journal","volume":"8"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=fc68e556-cfa6-44f4-9905-1ce3b5d090cb"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Rizki & Setiawan, 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Rizki & Setiawan, 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Rizki & Setiawan, 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Rizki & Setiawan, 2024) Jadi kesimpulan bahwa definisi sistem informasi adalah sekumpulan komponen yang melakukan pengumpulan data yang mencangkup perangkat lunak dan perangkat keras untuk menghasilkan suatu informasi yang dapat digunakan untuk menerima dan pengambilan keputusan. Pengertian Sistem Pakar Sistem pakar adalah sistem komputer yang meniru kemampuan pengambilan keputusan dari para pakar manusia, sistem pakar dirancang untuk memecahkan masalah yang kompleks dengan penalaran melalui badan pengetahuan, utamanya ditujukan dengan sebuah aturan jika – maka ketimbang melalui kode prosedural konvensional. Menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"ISBN":"0227207777","author":[{"dropping-particle":"","family":"Tinggi","given":"Sekolah","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Informatika","given":"Manajemen","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Komputer","given":"D A N","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"9-18","title":"Jl. Cikutra No. 113 A, Bandung 40124, INDONESIA","type":"article-journal","volume":"11"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=b9e808d4-0e0a-46e6-967e-f8415b4b828e"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Tinggi et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Tinggi et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Tinggi et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Tinggi et al., 2022) Sistem pakar merupakan salah satu cabang dari kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) yang memanfaatkan pengetahuan khusus dengan penggunaan secara luas untuk pemecahan masalah tingkat manusia yang pakar, sistem pakar dirancang dengan baik sehingga dapat mengatasi masalah tertentu dengan meniru kerja dari para ahli. Dengan sistem pakar ini, bahkan orang awam pun dapat memecahkan masalah yang cukup kompleks yang tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan para ahli, sistem pakar sangat membantu kehidupan manusia karena sistem ini dapat memahami dan meniru mekanisme kecerdasan manusia dengan menggunakan komputer sehingga pengetahuan yang dimiliki mirip dengan yang dimiliki seorang pakar. Menurut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.53513/jursi.v3i5.8232","ISSN":"2828-1004","abstract":"Mata berfungsi sebagai indra penglihat khususnya manusia, bila mata terdapat iritasi dan tidak ditangani dengan cepat dapat  menyebabkan kebutaan. Kasus kebutaan disebabkan oleh katarak dimana katarak adalah kondisi mata yang lensa mata menjadi keruh dan berawan. Dan katarak tidak terjadi pada usia dini tapi pada semua umur padahal katarak merupakan salah satu jenis kebutaan yang dapat dihindari dan dapat disembuhkan melalui operasi. Dengan masalah tersebut diatas maka dibutuhkan sebuah sistem yang mampu mempermudah pekerjaan dokter serta miinimalisir kesalahan dalam mendiagnosa dengan cepat dan lebih efesien. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam proses diagnosa tidak diharuskan menunggu dokter ada di tempat, tetapi bisa melakukan proses diagnosa dengan sistem, Sehingga tidak memakan banyak waktu dan memiliki hasil yang lebih tepat.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Br Ginting","given":"Tama Litna","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Marsono","given":"Marsono","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Sonata","given":"Fifin","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD)","id":"ITEM-1","issue":"5","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"696-703","title":"Sistem Pakar Mendiagnosis Penyakit Mata Katarak Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor","type":"article-journal","volume":"3"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=e2308bd9-9666-43b0-8ec6-af3f1c11da39"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Br Ginting et al., 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Br Ginting et al., 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Br Ginting et al., 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Br Ginting et al., 2024). Dapat disimpulkan bahwa sistem pakar merupakan sistem kecerdasan buatan yang dirancang untuk mengadopsi pengetahuan, pengalaman, serta metode penalaran seorang pakar ke dalam sebuah sistem komputer, melalui pemanfaatan basis pengetahuan dan mekanisme inferensi, sistem pakar mampu memberikan solusi dan mengambil keputusan terhadap permasalahan tertentu secara cepat dan konsisten. Keberadaan sistem pakar memungkinkan pengguna memperoleh informasi dan penyelesaian masalah yang menyerupai hasil konsultasi dengan ahli, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengambilan keputusan. Pengertian Media Sosial. Media sosial merupakan sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual. Penggunaan media sosial saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan manusia, karena sangat memudahkan dalam membantu aktivitas sehari-hari. Namun saat ini penggunaan media sosial cenderung memicu perubahan serta banyak membawa pengaruh pada penerapan pola hidup masyarakat, akhirnya aktivitas tersebut menjadi kebiasaan dan jika terus menerus dilakukan mengakibatkan kecanduan dan tidak bisa terlepas dari media sosial. Untuk itu dibuatlah aplikasi sistem pakar yang dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendiagnosis kecanduan media sosial. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar ini adalah metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Dengan adanya sistem pakar diagnosis kecanduan media sosial ini dapat membantu pengguna yaitu masyarakat untuk mendiagnosis kecanduan media sosial tanpa harus bertemu langsung dengan psikolog. ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"abstract":"… lunak yang mengusulkan pendekatan kepada perangkat lunak … prosesproses analisis penggunaan media sosial yang berlebihan … mudah emosional (G19) AND Perasaan bahagia dan …","author":[{"dropping-particle":"","family":"Wiyono","given":"Restu Adi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Dewi","given":"Evi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Mulyani","given":"Sri","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Saputra","given":"Rahadi Deli","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Mulya","given":"Dea Satria","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Seminar Nasional …","id":"ITEM-1","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"527-532","title":"Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Kecanduan Media Sosial Berbasis Android Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor","type":"article-journal"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=889d286e-0404-41eb-b929-b901185a84f2"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Wiyono et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Wiyono et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Wiyono et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Wiyono et al., 2022) Adiksi Media Sosial Pengertian Adiksi Media Sosial Adiksi media sosial, yakni sikap kecanduan terhadap media sosial sehingga lebih banyak mengakses media sosial dibandingkan berada di kehidupan nyata.ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.30984/spectrum.v2i2.385","abstract":"Wanita memiliki kecenderungan untuk terlihat cantik dan menarik, sehingga fokus terhadap tubuh yang ia miliki. Hadirnya Instagram sebagai salah satu media sosial yang banyak digunakan, akhirnya semakin mempermudah untuk melihat foto atau video yang menampilkan tubuh ideal yang harus dimiliki oleh setiap wanita. Hal inilah yang memunculan terjadi body dissatisfaction yang layak untuk dikaji dan diteliti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kajian literature, dengan cara mengumpulkan berbagai artikel ilmiah dan buku. Setelah itu dilakukan análisis dan disimpulkan hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai sebab-sebab terjadinya body dissatisfaction pada wanita pengguna media sosial Instagram. Body dissatisfaction pada Wanita pengguna Instagram dapat terjadi karena beberapa sebab, yakni social comparison, intensitas penggunaan Instagram yang tinggi, adiksi penggunaan Instagram, dan self-compassion yang rendah.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Anggrainy","given":"Nur Evira","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"95-104","title":"Body dissatisfaction pada Wanita Pengguna Media Sosial Instagram","type":"article-journal","volume":"2"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=747e8a56-9e3a-4a35-9ba7-debea1669cb4"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Anggrainy, 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Anggrainy, 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Anggrainy, 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Anggrainy, 2022) Adiksi media sosial dapat diartikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk mengontrol dirinya sendiri sehingga menimbulkan suatu permasalahan yang mengakibatkan seseorang ketergantungan dalam suatu hal tersebut. ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.22460/fokus.v6i2.9396","ISSN":"2614-4131","abstract":"This study was conducted with the aim of knowing the description of students who have social media addiction during the Covid-19 period at SMKN 1 Pacet, Cianjur Regency. This research was taken based on phenomena that occur in schools. According to Young, internet/social media addiction is defined as a person's inability to control himself in using the internet, resulting in a few problems that interfere with the performance of his brain. Students who have a fairly high social media addiction during the covid-19 pandemic. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The data collection technique used in this research is to use interviews and observations that will produce data for this research. The sampling technique in this study used the purpouse sampling technique. The sample used was 10 students who had social media addiction during the Covid-19 pandemic. The results of this study are from the sample taken there are 5 students who have a high addiction to social media. This can be seen from the attitude of students who feel they cannot control themselves in accessing social media in online learning during the Covid-19 pandemic, this is due to the factors that influence students so that excessive social media addiction occurs. These factors are influenced by both internal and external factors.Keywords:Addiction, Social Media, Covid-19.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Putri","given":"Ismi Nursina","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rohaeti","given":"Euis","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Ningrum","given":"Devy Sekar Ayu","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan)","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"88-96","title":"Gambaran Adiksi Media Sosial Siswa Di Masa Pandemi Covid-19","type":"article-journal","volume":"6"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=dbf5d5fc-2480-49a3-a013-43c779ce0333"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Putri et al., 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Putri et al., 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Putri et al., 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Putri et al., 2023) Dapat di ambil kesimpulan bahwa adiksi media sosial adalah suatu kondisi ketergantungan yang ditandai dengan ketidakmampuan individu dalam mengontrol penggunaan media sosial secara wajar, sehingga penggunaan tersebut dilakukan secara berlebihan dan berulang. Kondisi ini dapat menyebabkan individu lebih fokus pada aktivitas di media sosial dibandingkan kehidupan nyata serta berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap fungsi sosial, akademik dan kehidupan sehari-hari. Gejala Adiksi Media Sosial. Tabel 2. SEQ tabel_2. \* ARABIC 2 Gejala Adiksi Media Sosial Kode Gejala G01 Sulit mengontrol atau mengurangi penggunaan media sosial. G02 Merasa gelisah atau tidak nyaman Ketika tidak dapat mengakses media sosial. G03 Menghabiskan waktu lebih lama di media sosial dari pada yang direncanakan G04 Mengabaikan tugas sekolah atau tanggung jawab karena pengguna media sosial. G05 Mengurangi waktu istirahat atau tidur untuk menggunakan media sosial Penjelasan Masing-masing Gejala : G01–Sulit mengontrol atau mengurangi penggunaan media sosial. Gejala ini menunjukkan bahwa seseorang mengalami kesulitan untuk membatasi waktu penggunaan media sosial meskipun telah berusaha menguranginya. Kondisi ini mengidentifikasikan adanya penurunan kemampuan dalam mengendalikan kebiasaan menggunakan media sosial sehingga penggunaan menjadi berlebihan. G02-Merasa gelisah atau tidak nyaman ketika tidak dapat mengakses media sosial. Gejala ini menggambarkan adanya rasa cemas, gelisah atau tidak nyaman ketika seseorang tidak dapat membuka atau menggunakan media sosial. Perasaan tersebut menunjukkan adanya ketergantungan emosional terhadap media sosial sehingga individu merasa kehilangan apabila tidak dapat mengaksesnya. G03-Menghabiskan waktu lebih lama di media sosial dari pada yang direncanakan. Gejala ini terjadi ketika seseorang menggunakan media sosial melebihi waktu yang telah direncanakan. Misalnya, seseorang hanya berniat menggunakan media sosial selama beberapa menit, tetapi akhirnya menghabiskan waktu sehingga berjam-jam. Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mulai sulit dikendalikan. G04-Mengabaikan tugas sekolah atau tanggung jawab karena penggunaan media sosial. Gejala ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial telah mengganggu pelaksanaan kewajiban sehari-hari, seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, membantu orang tua atau tanggung jawab lainnya. Akibatnya, produktivitas dan prestasi belajar dapat menurun karena sebagian besar waktu digunakan untuk mengakses media sosial. G05-Mengurangi waktu istirahat atau tidur untuk menggunakan media sosial. Gejala ini menunjukkan bahwa seseorang tetap menggunakan media sosial hingga larut malam sehingga waktu istirahat atau tidur menjadi kurang. Kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kondisi fisik dan mental, seperti kelelahan, sulit berkonsentrasi saat belajar, serta menurunnya kesehatan secara umum. Metode Certainty Factor Pengertian Certainty Factor Metode Certainty Factor (CF) adalah pendekatan yang banyak digunakan dalam sistem pakar. Faktor kepastian dapat menghasilkan hasil yang akurat berdasarkan perhitungan nilai bobot gejala yang telah dijawab oleh pasien . Metode CF termasuk metode kepastian, dapat membantu untuk memecahkan masalah ketidakpastian dalam diagnosis penyakit, dan selain itu dapat memberikan ukuran tingkat kepastian ahli dalam masalah tersebut ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.33506/insect.v7i2.1818","ISSN":"2476-9010","abstract":"Kehamilan merupakan proses yang akan dialami sebelum calon ibu melahirkan, dan proses kehamilan juga ada yang normal dan ada yang mengalami gangguan. Sebaiknya calon ibu memeriksakan dini kehamilanya agar tidak ada penyakit yang ada saat proses kehamilan. Salah satu masalah kesehatan adanya terkena penyakit yang dapat menyerang ibu hamil. Salah satu penyakit ibu hamil adalah Preekslamsia. Preeklamsia adalah penyakit yang bisa dihadapi ibu hamil dan merupakan penyakit yang merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan pada ibu hamil, baik saat hamil maupun saat melahirkan. Tujuan penelitian untuk memiliki sistem yang dapat memberikan arahan pengobatan berdasarkan hasil deteksi dini dan edukasi tentang cara pencegahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Certainty Factor dengan menggunakan 7 gejala. Hasil penelitian berjalan sesuai dengan baik berdasarkan fakta  dari pakar. Hasil dari perhitungan adalah 96,35 % bahwa user mengalami gejala penyakit Preeklamsia dan harus dapat tindakan yang serius dari Dokter. Sistem yang dihasilkan menggunakan bahasa pemrograman Python sudah sangat baik dan sesuai dalam mendiagnosa penyakit Preekslamsia pada ibu hamil","author":[{"dropping-particle":"","family":"Hanif","given":"Kharis Hudaib","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Muntiari","given":"Novita Ranti","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Ramadhani","given":"Putri Ananda","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Insect (Informatics and Security): Jurnal Teknik Informatika","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"63-71","title":"Penerapan Metode Certainty Factor untuk Mendiagnosa Penyakit Preekslamsia pada Ibu Hamil dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Python","type":"article-journal","volume":"7"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=1ba25396-6ce7-401e-b9ad-0cd94d108b19"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Hanif et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Hanif et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Hanif et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Hanif et al., 2022). Metode Certainty Factor merupakan suatu metode yang dapat mendefinisikan ukuran terhadap aturan atau fakta pakar untuk menggambarkan keyakinan seorang terhadap suatu masalah yang dihadapi ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.22373/cj.v6i2.14195","ISSN":"2598-2079","abstract":"CCM (Care for Children’s Mental) adalah sistem pakar diagnosa dengan metode certainty factor yang dapat dilakukan di berbagai tempat dan memilih beberapa gejala yang terjadi pada anak agar sistem dapat mendiagnosa gangguan mental anak yang di alami. Diharapkan dengan adanya sistem pakar ini bisa membantu para orang tua dalam mendiagnosa secara dini gangguan mental yang anak mereka alami secara mandiri dengan bantuan seorang ahli dengan berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan agar para orang tua peka terhadap anak dan tidak menganggap remeh hal tersebut. Manfaat lain dari sistem pakar ini adalah mempermudah dalam akses dimana saja, dan memudahkan orang tua untuk mendiagnosa gangguan anak dengan mudah. Certainty Factor merupakan suatu metode yang dapat mendefinisikan ukuran terhadap aturan atau fakta pakar untuk menggambarkan keyakinan seorang terhadap suatu masalah yang dihadapi. Guna mempermudah dan membantu para orang tua dalam mendiagnosa gangguan mental pada anak, maka metode certainty factor mungkin dapat dijadikan salah satu solusinya. Penerapan metode Certainty Factor pada Sistem pakar diagnosa gangguan mental pada anak dengan metode certainy factor berbasis web ini dibangun dengan menggunakan database MySQL dan framework CodeIgniter (CI) serta bahasa pemrograman PHP.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Sukiakhy","given":"Kikye Martiwi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Zulfan","given":"Zulfan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Aulia","given":"Odli","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"119","title":"Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Mental Pada Anak Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"6"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=2a720aef-ecf9-44d7-a647-9ab9bc2c7feb"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Sukiakhy et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Sukiakhy et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Sukiakhy et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Sukiakhy et al., 2022). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa metode Certainty Factor (CF) merupakan salah satu metode dalam sistem pakar yang digunakan untuk mempresentasikan tingkat kepercayaan seorang pakar terhadap suatu fakta atau gejala dalam proses identifikasi dan pengambilan keputusan. Metode ini mampu mengatasi permasalahan yang mengandung unsur ketidakpastian dengan menghitung nilai keyakinan berdasarkan bobot gejala yang dipilih pengguna. Hasil perhitungan tersebut digunakan untuk menentukan tingkat kepastian terhadap suatu kondisi sehingga dapat memberikan rekomendasi atau diagnosis yang lebih objektif dan sesuai dengan pengetahuan pakar. Website Website adalah kombinasi dari beberapa jumlah halaman web yang di dalamnya memuat teks, gambar dan suara yang biasanya tersedia dalam bentuk format hypertext serta dijalankan melalui browser ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.33884/jif.v11i02.7462","ISSN":"2337-8379","abstract":"Sebuah system informasi absensi merupakan hal yang penting untuk manajemen kehadiran karyawan pada sebuah perusahaan atau organisasi. Pada konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan maupun merancang sebuah system absensi dengan fingerprint berbasis web. System ini dirancang untuk memberikan solusi yang efisien dan akurat dalam perekapan dan pemantauan kehadiran karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan Pustaka Dan dengan metode pengembangan system dan pada penelitian ini metode pengembangan system yang digunakan adalah metode waterfall. System informasi absensi fingerprint berbasis web ini memudahkan akses dari berbagai perangkat yang terkoneksi dengan internet. Data absensi karyawan nantinya akan direkam secara otomatis dan disimpan pada basis data terpusat. Selain itu system ini juga dilengkapi fitur pelaporan sehingga dapat memungkinkan manajer atau administrator untuk memantau dan menganalisis data absensi karyawan. Jadi dalam kesimpulanya, sistem absensi fingerprint berbasis web ini dapat memberikan solusi yang efisien dan terintegrasi untuk memantau data absensi karyawan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Sehingga diharapkan system ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen kehadiran karyawan.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Arribe","given":"Edo","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Ryandi","given":"Muhammad","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Ilmiah Informatika","id":"ITEM-1","issue":"02","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"143-149","title":"Perancangan Sistem Informasi Absensi Fingerprint Berbasis Website Pt. Media Andalan Nusa (Andalworks)","type":"article-journal","volume":"11"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=f28500c7-cc57-4992-857e-37a49301d12e"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Arribe & Ryandi, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Arribe & Ryandi, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Arribe & Ryandi, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Arribe & Ryandi, 2023). Website merupakan kumpulan halaman yang menampilkan data gambar, teks, suara, animasi, video, serta gabungan dari semuanya sehingga menghasilkan sebuah rangkaian yang saling berkaitan dan dihubungkan dengan jaringan ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.37676/jmi.v19i1.3561","ISSN":"1858-2680","abstract":"Pada saat ini pelaksanaan suatu sistem website sekolah pada beberapa sekolahan masih belum diciptkan, dimana banyak menggunakan media promosi seperti brosur, cetak dan lain sebagainya. Misalnya saja pada SDN 12 OKU masih menggunakan sistem informasi promosi secara manual, sehingga memungkinkan terjadinya penyampaian hasil dari suatu pesan yang ingin disampaikan menjadi lambat dan kurang efektif. Sehingga dipihak sekolahan mengalami kurang maksimalnya media promosi dan dipihak masyarakat kurang mengetahui lebih jauh tentang sekolahan SDN 12 OKU. Berdasarkan hasil temuan dan penelitian inilah penulis mencoba menganalisa dan merancang sebuah website untuk SDN 12 OKU. Sehingga diharapkan nantinya dapat menjadi media promosi online yang resmi dengan menggunakan ekstensi .sch.id dan membuat masyarakat lebih jelas lagi tentang informasi SDN 12 OKU dengan akurat. Adapun metode yang dipakai dalam melakukan penelitian ini menggunakan langkah kerja analisa sistem. Dalam menganalisis dan merancang suatu sistem yang terdiri dari definisi masalah, studi kelayakan, rancangan sistem, detail sistem, penerapan dan evaluasi sistem. Dari pembuatan sistem ini penulis menggunakan framework CodeIgniter3 dengan PHP MySQL yang akan menghasilkan suatu website sekolah untuk SDN 12 yang nantinya dapat meningkatkan efisiensi sekolah SDN 12 OKU serta meningkatkan penggunaan sumber daya manusia.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Arini","given":"Desti","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rahman","given":"Abdul","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Media Infotama","id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"162-167","title":"Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Codeigniter 3 (Studi Kasus: SDN 12 OKU)","type":"article-journal","volume":"19"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=63aba6e3-ac49-4c15-99fd-acab3d690361"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Arini & Rahman, 2023). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa website merupakan kumpulan halaman web yang saling terhubung melalui jaringan internet dan dapat diakses menggunakan browser. Website berfungsi sebagai media penyajian informasi yang memadukan berbagai jenis konten, seperti teks, gambar, suara, animasi dan video dalam satu kesatuan yang terstruktur. Dengan adanya website, informasi dapat disampaikan dan diakses dengan lebih mudah, cepat, serta interaktif oleh pengguna sesuai kebutuhan mereka. Hypertext Preprocessor (PHP) Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa pemrograman open source, yang berarti pengguna dapat mengembangkan dan menyesuaikan kode fungsinya sesuai kebutuhan ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Amanda","given":"Yuliah","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Ujianti","given":"Mutiara Handayani","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Informatika","given":"Manajemen","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Digital","given":"Universitas Teknologi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Peserta","given":"Penerimaan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Baru","given":"Didik","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Informasi","given":"Sistem","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"177-184","title":"Ananda Mandiri Slawi Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"9"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=ec865dda-766e-4921-8e2b-cb952335236e"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Amanda et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Amanda et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Amanda et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Amanda et al., 2025). Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa skrip server-side untuk pengembangan web yang membuat halaman dinamis dan interaktif, dengan sintaks mudah, dukungan database, dan fleksibilitas di berbagai sistem operasi ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.36040/jati.v9i4.14169","abstract":"Proses pengolahan data nilai siswa di SD Negeri Mangunsaren 02 selama ini masih dilakukan secara konvesional, yaitu menggunakan pencatatan di kertas. Cara ini tidak hanya memakan waktu yang lama, tetapi juga rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta menyulitkan dalam proses pencarian maupun pelaporan nilai siswa. Selain itu, akses informasi nilai oleh siswa, guru, dan wali murid juga terbatas karena belum adanya sistem terpusat yang mendukung distribusi data secara efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengolahan data nilai siswa berbasis website. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam mengelola nilai siswa secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Metode perancangan sistem menggunakan UML (Unified Modelling Language). Sistem dibangun menggunakan basis data MySQL. Hak akses pengguna dibedakan berdasarkan peran, yaitu admin, guru mata pelajaran, wali kelas, kepala sekolah, dan siswa. Fitur utama dalam sistem ini meliputi pengelolaan data siswa, guru, mata pelajaran, serta input dan laporan nilai. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi yang siap digunakan dan memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, ketepatan, serta keterbukaan informasi akademik di lingkungan sekolah dasar.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Nafisah","given":"Nana","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Handayani Ujianti","given":"Mutiara","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Riyanto","given":"Riyanto","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)","id":"ITEM-1","issue":"4","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"page":"6648-6654","title":"Sistem Informasi Akademik Pengolahan Data Nilai Siswa Berbasis Website Pada Sd Negeri Mangunsaren 02","type":"article-journal","volume":"9"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=98b770a6-c6df-41b0-bcc0-d1b20c2db6b3"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Nafisah et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Nafisah et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Nafisah et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Nafisah et al., 2025). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Hypertext Preprocessor (PHP) merupakan bahasa pemrograman server-side yang bersifat open source dan banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi berbasis web. PHP memiliki sintaks yang relatif mudah dipahami, mendukung integrasi dengan berbagai database, serta dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi. Dengan karakteristik tersebut, PHP mampu membantu pengembangan dalam membangun website yang dinamis, interaktif dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. XAMPP Xampp adalah perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk menjalankan server apache dan melakukan pengembangan web berbasis PHP. Xampp sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa perangkat lunak yang berhubungan dengan server, web dan pengembangannya ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"ISSN":"2797-1570","abstract":"Computer Based Test (CBT) merupakan tes yang diselenggarakan menggunakan komputer sebagai media utama dalam melakukan kegiatan ujian. Namun dalam hal ini pelaksanaan sistem ujian di Universitas Peradaban masih manual, Ketidaktepatan waktu pelaksanaan dan pengumpulan jawaban ujian, serta pemeriksaan lembar jawaban yang memakan waktu cukup lama melaksanakan ujian, Pelaksanaan ujian manual juga dapat memperlambat proses penilaian. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan sistem yang efektif dalam pelaksanaan ujian berbentuk uji kompentensi yang terkomputerisasi yaitu CBT dengan menggunakan framework CI. Penelitian dilakukan dengan model Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, pengodean dan pengujian. Dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Riski","given":"Lisa Aulia","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Syauqi","given":"Achmad","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Mukrodin","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Peradaban (JSITP)","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"25-28","title":"Perancangan Aplikasi Computer Based Test (Cbt) Berbasis Web Pada Universitas Peradaban Menggunakan Framework Codeigniter","type":"article-journal","volume":"3"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=b249404b-3664-4636-a8f2-a616077fb23e"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Riski et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Riski et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Riski et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Riski et al., 2022). Xampp yaitu software bebas yang mendukung banyak sistem operasi yang berfungsi sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas Apache, HTTP server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang dirangkai dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.48144/suryainformatika.v14i2.1983","ISSN":"2477-3042","abstract":"Sistem informasi pengolahan data bantuan sosial adalah sistem yang dirancang untuk membantu proses pendataan, pengelolaan, dan penyaluran bantuan sosial secara efektif dan efisien. Dengan menggunakan software Visual Basic .NET, sistem ini dapat dibuat dengan berbagai fitur untuk mempermudah proses pengolahan data bantuan sosial pada Kantor Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Pengelolaan data bantuan sosial masih dilakukan secara manual, yang berpotensi menimbulkan kesalahan data, keterlambatan, dan kesulitan dalam pemantauan penyaluran bantuan. Oleh karena itu, dirancang sebuah Sistem Informasi Pengolahan Data Bantuan Sosial berbasis desktop menggunakan Visual Basic.NET yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data bantuan sosial. Pendataan Penerima Bantuan akan Memudahkan proses pendaftaran dan pencatatan data penerima bantuan secara terstruktur dan terperinci. Pengelompokan Data Penerima Berdasarkan Kategori Bantuan memungkinkan pengelompokan data penerima berdasarkan jenis bantuan yang diterima. Pelaporan dan Pemantauan Penyaluran Bantuan menyediakan laporan yang mudah dipantau untuk melihat jumlah bantuan yang sudah disalurkan dan yang masih tersedia. Riwayat dan Dokumentasi Penyaluran Bantuan akan Menyimpan data riwayat penyaluran bantuan untuk memudahkan pemantauan dan menghindari duplikasi penerima bantuan. Penggunaan sistem ini diharapkan dapat membantu pegawai kelurahan dalam mengelola data bantuan sosial dengan lebih cepat, akurat, dan terorganisir. Dengan adanya Sistem Informasi Pengolahan Data Bantuan Sosial ini, diharapkan pula peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Sayuti","given":"Akhmad","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Davizan","given":"Serry","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Monica","given":"Tyara","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Surya Informatika","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"71-76","title":"Sistem Informasi Pengolahan Data Bantuan Sosial Pada Kantor Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Menggunakan VB. Net","type":"article-journal","volume":"14"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=7a503f21-7a44-459e-8464-badd36dd8fd6"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Sayuti et al., 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Sayuti et al., 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Sayuti et al., 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Sayuti et al., 2024). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa XAMPP merupakan perangkat lunak bebas (open source) yang digunakan sebagai server lokal (localhost) untuk mendukung proses pengembangan dan pengujian aplikasi berbasis web. XAMPP mengintegrasikan beberapa komponen penting, seperti Apache sebagai web server, MySQL sebagai sistem manajemen basis data, serta PHP dan Perl sebagai bahasa pemrograman yang dapat dijalankan dalam satu paket. Dengan kemudian instalasi dan dukungan pada berbagai sistem operasi, XAMPP menjadi salah satu solusi yang banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Hypertext Markup Language (HTML) Hypertext Markup Language (HTML) adalah suatu bahasa pemrograman yang digunakan untuk pembuatan halaman website agar dapat menampilkan berbagai informasi baik tulisan maupun gambar pada sebuah web browser ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"ISSN":"2964-5352","abstract":"Desa Kiarapedes merupakan Desa yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta yang berfungsi untuk bisa menjalankan pemerintahan, pembangunan desa serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat. Tingkat keberhasilan desa salah satunya dapat dilihat dari kualitas layanan yang diberikan. Pada saat ini Desa Kiarapedes selalu berupaya meningkatkan kualitas layanan pengaduan tetapi pengelolaan pengaduan layanan masih menjadi kendala sehingga timbul permasalahan di masyarakat. Oleh karena itu, desa perlu memperbaiki efektifitas, responsifitas, efesiensi dan kualitas layanan supaya menjadi lebih baik. Metode Agile Extreme Programming memiliki kelebihan dari segi waktu dibandingkan dengan metode agile yang lain karena proses pemodelan sistem tersebut tidak menggunakan dokumentasi formal sehingga dalam penerapannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari perancangan ini yaitu salah satunya dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengaduan layanan, informasi yang diberikan lebih jelas dan akurat, transparansi pengaduan layanan, penyimpanan data yang terpusat, antarmuka sistem yang memudahkan pengguna serta pembuatan laporan pengaduan layanan Masyarakat menjadi lebih efektif","author":[{"dropping-particle":"","family":"Samsudin","given":"Aang","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Hamdalah Islami","given":"Hadid","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Infotex","id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"214-226","title":"P. Ricardianto et al., \"The impact of service quality, ticket price policy and passenger trust on airport train passenger loyalty,\" Uncertain Supply Chain Manag., vol. 11, no. 1, pp. 307–318, 2023, doi: 10.5267/j.uscm.2022.","type":"article-journal","volume":"2"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=2f6b7f50-ede7-458e-853e-505d73aca1c7"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Samsudin & Hamdalah Islami, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Samsudin & Hamdalah Islami, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Samsudin & Hamdalah Islami, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Samsudin & Hamdalah Islami, 2023). Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa markup yang menentukan struktur konten. HTML terdiri dari serangkaian elemen, yang dapat digunakan untuk menyertakan, atau membungkus, bagian konten yang berbeda untuk membuatnya tampil dengan cara tertentu, atau bertindak dengan cara tertentu. Tag penutup dapat membuat hyperlink kata atau gambar ke tempat lain, dapat memiringkan kata, dapat membuat font lebih besar atau lebih kecil, dan sebagainya ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.14716/ijtech.v0i0.0000","author":[{"dropping-particle":"","family":"Siwu Maria Hanna Britney","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rampo Yori Vania","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Joshua Reynaldo Salaki","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Teknik Informatika dan Elektro","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"1-10","title":"Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Fasilitas Kantor Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"4"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=57434105-c57e-45e1-adf5-6c401e6ab3d6"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Hypertext Markup Language (HTML) merupakan bahasa markup yang digunakan untuk membangun dan mengatur struktur halaman web. HTML berfungsi untuk menampilkan berbagai jenis informasi, seperti teks, gambar, tautan, dan elemen lainnya pada web browser. Dengan menggunakan tag-tag tertentu, HTML memungkinkan pengembang mengatur tampilan serta susunan konten sehingga halaman web dapat disajikan secara terstruktur, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Cascading Style Sheets (CSS) Cascading Style Sheets (CSS) adalah bahasa stylesheet yang digunakan untuk menggambarkan penyajian dokumen yang ditulis dalam HTML atau XML (termasuk dialek XML seperti SVG, MathML atau XHTML). CSS menjelaskan bagaimana elemen harus ditampilkan di layar, di atas kertas, dalam ucapan, atau di media lain ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.14716/ijtech.v0i0.0000","author":[{"dropping-particle":"","family":"Siwu Maria Hanna Britney","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rampo Yori Vania","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Joshua Reynaldo Salaki","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Teknik Informatika dan Elektro","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"1-10","title":"Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Fasilitas Kantor Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"4"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=57434105-c57e-45e1-adf5-6c401e6ab3d6"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022). Cascading Style Sheets (CSS) adalah bahasa-bahasa yang merepresentasikan halaman web. Seperti warna, layout, dan font. Dengan menggunakan CSS, seorang web developer dapat membuat halaman web yang dapat beradaptasi dengan berbagai macam ukuran layar. Pembuatan CSS biasanya terpisah dengan halaman HTML. Meskipun CSS dapat disisipkan di dalam halaman HTML. Hal ini ditujukan untuk memudahkan pengaturan halaman HTML yang memiliki rancangan yang sama ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.56211/blendsains.v2i3.306","abstract":"Perancangan user interface/user experience surat keterangan waris dalam pengembalian dana haji berbasis Web merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk memudahkan jamaah haji dalam memproses pengembalian dana haji kepada ahli waris. Sistem ini berbasis web sehingga memberikan kemudahan akses tanpa harus datang ke kantor pengembalian dana haji.UI/UX pada sistem ini didesain sedemikian rupa agar user-friendly dan mudah digunakan oleh jamaah haji dan ahli waris. Pengguna dapat mengisi data yang dibutuhkan dengan mudah dan sistem akan langsung memproses dan mengeluarkan surat keterangan waris yang dibutuhkan. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur security untuk menjamin keamanan data jamaah haji dan ahli waris. Dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML (Hyper Text Mark Up Language), CSS (Cascading Style Sheet), dan PHP (Hypertext Preprocessor) untuk membuat sistem surat keterangan ahli waris dalam pengembalian dana haji berbasis berbasis website. Setiap data yang dimasukkan oleh pengguna akan disimpan dengan aman dan hanya dapat diakses oleh pihak yang diberikan akses melalui perancangan UI/UX surat keterangan waris dalam pengembalian dana haji berbasis Web ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kecepatan, efektivitas, dan efisiensi dalam proses pengembalian dana haji kepada ahli waris. Sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji dan mengurangi proses administrasi yang rumit.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Ramadhani","given":"Fanny","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Sari","given":"Indah Purnama","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Satria","given":"Andy","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Blend Sains Jurnal Teknik","id":"ITEM-1","issue":"3","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"198-203","title":"Perancangan UI/UX Surat Keterangan Waris dalam Pengembalian Dana Haji Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"2"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=e5c1e276-e06b-4b4e-b7c0-c365b34d0c69"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Ramadhani et al., 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Ramadhani et al., 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Ramadhani et al., 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Ramadhani et al., 2023). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Cascading Style Sheets (CSS) merupakan bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur dan mempercantik tampilan halaman web yang dibuat dengan HTML maupun XML. CSS berfungsi mengendalikan berbagai aspek visual, seperti warna, tata letak, ukuran dan jenis huruf, sehingga tampilan website menjadi lebih menarik dan terstruktur. Selain itu, pemisahan kode CSS dari HTML memudahkan pengelolaan serta pemeliharaan desain web, terutama pada halaman yang memiliki format serupa, sekaligus memungkinkan tampilan website menyesuaikan dengan berbagai ukuran perangkat atau layer. JavaScript JavaScript (sering disingkat menjadi JS) adalah bahasa ringan, berorientasi objek dengan fungsi kelas satu, dan paling dikenal sebagai bahasa scripting untuk halaman Web, tetapi juga digunakan di banyak lingkungan non-browser ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.14716/ijtech.v0i0.0000","author":[{"dropping-particle":"","family":"Siwu Maria Hanna Britney","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rampo Yori Vania","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Joshua Reynaldo Salaki","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Teknik Informatika dan Elektro","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"1-10","title":"Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Fasilitas Kantor Berbasis Web","type":"article-journal","volume":"4"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=57434105-c57e-45e1-adf5-6c401e6ab3d6"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Siwu Maria Hanna Britney et al., 2022). JavaScript Adalah bahasa yang berbentuk Kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML, sepanjang sejarah Internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"abstract":"ביקורת ספרות, \"הבז\", ספרות טבע,","author":[{"dropping-particle":"","family":"Emilio","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"הארץ","id":"ITEM-1","issue":"8.5.2017","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"2003-2005","title":"No Titleהכי קשה לראות את מה שבאמת לנגד העינים","type":"article-journal","volume":"13"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=1529e37c-3541-457d-a5dd-4c8f5f547675"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Emilio, 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Emilio, 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Emilio, 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Emilio, 2022). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa JavaScript merupakan bahasa pemrograman berbasis skrip yang banyak digunakan dalam pengembangan web untuk menambahkan fungsi dan interaktivitas pada halaman HTML. Bahasa ini bersifat ringan, mendukung konsep pemrograman berorientasi objek serta dapat dijalankan pada Sebagian lingkungan baik di dalam maupun di luar browser. Sehingga salah satu bahas skrip pertama yang digunakan di internet, JavaScript memiliki peran penting dalam menciptakan halaman web yang lebih dinamis dan responsif terhadap interaksi pengguna. Hosting Dan Domain. Hosting dan Domain merupakan komponen penting pada pembuatan website. Hosting berguna sebagai pengganti server local untuk penyimpanan data dan tampilan yang menggunakan XAMPP sehingga bisa diakses publik dengan koneksi internet. Sedangkan Domain berguna sebagai URL atau alamat website untuk pemanggilan data tampilan pada hosting ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.37676/jmi.v19i1.3561","ISSN":"1858-2680","abstract":"Pada saat ini pelaksanaan suatu sistem website sekolah pada beberapa sekolahan masih belum diciptkan, dimana banyak menggunakan media promosi seperti brosur, cetak dan lain sebagainya. Misalnya saja pada SDN 12 OKU masih menggunakan sistem informasi promosi secara manual, sehingga memungkinkan terjadinya penyampaian hasil dari suatu pesan yang ingin disampaikan menjadi lambat dan kurang efektif. Sehingga dipihak sekolahan mengalami kurang maksimalnya media promosi dan dipihak masyarakat kurang mengetahui lebih jauh tentang sekolahan SDN 12 OKU. Berdasarkan hasil temuan dan penelitian inilah penulis mencoba menganalisa dan merancang sebuah website untuk SDN 12 OKU. Sehingga diharapkan nantinya dapat menjadi media promosi online yang resmi dengan menggunakan ekstensi .sch.id dan membuat masyarakat lebih jelas lagi tentang informasi SDN 12 OKU dengan akurat. Adapun metode yang dipakai dalam melakukan penelitian ini menggunakan langkah kerja analisa sistem. Dalam menganalisis dan merancang suatu sistem yang terdiri dari definisi masalah, studi kelayakan, rancangan sistem, detail sistem, penerapan dan evaluasi sistem. Dari pembuatan sistem ini penulis menggunakan framework CodeIgniter3 dengan PHP MySQL yang akan menghasilkan suatu website sekolah untuk SDN 12 yang nantinya dapat meningkatkan efisiensi sekolah SDN 12 OKU serta meningkatkan penggunaan sumber daya manusia.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Arini","given":"Desti","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Rahman","given":"Abdul","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Media Infotama","id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"page":"162-167","title":"Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Codeigniter 3 (Studi Kasus: SDN 12 OKU)","type":"article-journal","volume":"19"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=63aba6e3-ac49-4c15-99fd-acab3d690361"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)","previouslyFormattedCitation":"(Arini & Rahman, 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Arini & Rahman, 2023). Hosting merupakan tempat penyimpanan data website dimana didalamnya meliputi kapasitas penyimpanan, bandwith yang digunakan untuk mengukur jumlah pengujung website serta database. Hosting juga memiliki layanan berbasis internet sebagai tempat penyimpanan data atau tempat menjalankan aplikasi yang terpusat yang disebut dengan server dan dapat diakses melalui jaringan internet. Sedangkan Domain merupakan alamat dari website seperti www.google.com. Domain seperti ini disebut Top Level Domain (TDL). Nah alamat website gratisan yang diperoleh dari Geocities misalnya merupakan subdomain. TLD jelas lebih menarik dan lebih professional dibanding subdomain. Tentu saja, domain ini harus beli ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Ol","given":"V","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Amanda","given":"Ayu Tiara","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Saputro","given":"Haris","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Herryanto","given":"Dodi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Masalah","given":"Latar Belakang","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2023"]]},"title":"Jurnal Teknik Informatika Mahakarya (JTIM)","type":"article-journal","volume":"06"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=fe0ce007-3027-4e10-b779-31894ca9887d"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Ol et al., 2023)","plainTextFormattedCitation":"(Ol et al., 2023)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Ol et al., 2023). Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hosting dan domain merupakan dua komponen yang saling berkaitan dalam membangun dan mempublikasikan sebuah website. Hosting berfungsi sebagai tempat penyimpanan data website, seperti file, database dan berbagai komponen aplikasi , serta menyediakan layanan server agar website dapat diakses melalui jaringan internet. Sementara itu, domain berfungsi sebagai alamat atau identitas website yang digunakan untuk memudahkan pengguna dalam mengakses website melalui internet. Dengan demikian, hosting menyediakan tempat untuk menyimpan dan menjalankan website, sedangkan domain menjadi alamat yang digunakan untuk mengaksesnya secara publik. Laragon Laragon adalah perangkat lunak yang bersifat open source (terbuka) yang dapat mendukung banyak sekali sistem operasi di mana laragon bertugas sebagai server virtual atau sering disebut sebagai localhost. Laragon sendiri bisa menggunakan domain sesuai dengan keinginan atau bisa disebut dengan pretty url’s, aplikasi ini sangat baik untuk pengelolaan aplikasi berbasis website. ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati","given":"Ismarmiaty","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Sains Komputer","id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2024"]]},"page":"117-133","title":"Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Sains Komputer","type":"article-journal","volume":"1"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=ae072677-5241-4c05-9088-a08c226a95cc"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati, 2024)","plainTextFormattedCitation":"(Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati, 2024)","previouslyFormattedCitation":"(Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati, 2024)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati, 2024) Laragon adalah perangkat lunak open source yang mendukung berbagai sistem operasi dan berfungsi sebagai server virtual, atau sering disebut localhost. Laragon memungkinkan penggunaan domain kustom melalui fitur yang dikenal sebagai pretty URLs. ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Ayu Sekar","given":"Nindi","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Susanto Redy","given":"Erliyan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Muhaqiqin","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan","id":"ITEM-1","issue":"4","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"1506-1516","title":"Rancang Bangun Website Sistem Informasi","type":"article-journal","volume":"13"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=e955130a-072e-42b4-80b2-b601cc44f460"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Ayu Sekar et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Ayu Sekar et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Ayu Sekar et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Ayu Sekar et al., 2022) Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa laragon merupakan perangkat lunak open souece yang berfungsi sebagai server virtual atau localhost untuk mendukung proses pengembangan dan pengujian aplikasi berbasis web. Laragon dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi serta menyediakan fitur penggunaan domain kustom melalui pretty URLs, sehingga memudahkan pengembangan dalam mengelola, mengakses, dan menjalankan aplikasi web secara lebih praktis dan efisien. Kerangka Pikir. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja. Meskipun memiliki manfaat sebagai sarana komunikasi, informasi, dan hiburan, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan adiksi yang berdampak pada kehidupan akademik, sosial, dan psikologis siswa. Pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah, kondisi tersebut dapat ditunjukkan melalui gejala seperti sulit membatasi waktu penggunaan media sosial, mengabaikan aktivitas penting, dan merasa tidak nyaman saat tidak dapat mengakses media sosial. Identifikasi tingkat adiksi media sosial umumnya memerlukan bantuan pakar, namun keterbatasan akses terhadap pakar membuat proses identifikasi dini menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mampu membantu proses identifikasi tingkat adiksi media sosial secara lebih cepat dan mudah. Sistem yang dikembangkan menggunakan metode Certainty Factor (CF) untuk menghitung tingkat keyakinan berdasarkan gejala yang dipilih pengguna dan bobot pengetahuan yang diberikan oleh pakar. Melalui proses tersebut, sistem dapat menghasilkan informasi mengenai tingkat adiksi media sosial beserta nilai kepastiannya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dan pihak sekolah dalam melakukan identifikasi awal terhadap adiksi media sosial secara objektif sehingga mendukung upaya pencegahan dan penanganan yang lebih tepat.Bagian Atas FormulirBagian Bawah Formulir 139192026035Tabel 2. SEQ tabel_2. \* ARABIC 3 Kerangka Pikir Penelitian 00Tabel 2. SEQ tabel_2. \* ARABIC 3 Kerangka Pikir Penelitian 930910364490PERMASALAHAN Tingginya penggunaan media sosial berpotensi menyebabkan adiksi pada siswa. Identifikasi tingkat adiksi masih sulit dilakukan secara objektif. Belum tersedia sistem untuk mendeteksi tingkat adiksi media sosial. Diperlukan sistem yang akurat untuk membantu identifikasi dan penanganan adiksi media sosial. 00PERMASALAHAN Tingginya penggunaan media sosial berpotensi menyebabkan adiksi pada siswa. Identifikasi tingkat adiksi masih sulit dilakukan secara objektif. Belum tersedia sistem untuk mendeteksi tingkat adiksi media sosial. Diperlukan sistem yang akurat untuk membantu identifikasi dan penanganan adiksi media sosial. 13517501250425SOLUSI Mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial. Menggunakan metode Certainty Factor. Menyajikan hasil identifikasi secara cepat, mudah dan objektif. Mengolah gejala yang dipilih pengguna untuk menentukan tingkat adiksi media sosial. 00SOLUSI Mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial. Menggunakan metode Certainty Factor. Menyajikan hasil identifikasi secara cepat, mudah dan objektif. Mengolah gejala yang dipilih pengguna untuk menentukan tingkat adiksi media sosial. 42050531351583PENDEKATAN TEORI Adiksi Media sosial (menjelaskan gejala dan dampak ketergantungan media sosial). Sistem Pakar (Menjadi dasar pengembangan sistem identifikasi) Certainty Factor (Menghitung tingkat keyakinan hasil identifikasi.) 00PENDEKATAN TEORI Adiksi Media sosial (menjelaskan gejala dan dampak ketergantungan media sosial). Sistem Pakar (Menjadi dasar pengembangan sistem identifikasi) Certainty Factor (Menghitung tingkat keyakinan hasil identifikasi.) 9582153584602HASIL AKHIR Terbentuknya sistem pakar berbasis web. Sistem mampu mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah. Menggunakan metode Certainty Factor untuk menghitung tingkat adiksi. Menghasilkan informasi tingkat adiksi beserta nilai tingkat keyakinan secara cepat, mudah dan objektif. 00HASIL AKHIR Terbentuknya sistem pakar berbasis web. Sistem mampu mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah. Menggunakan metode Certainty Factor untuk menghitung tingkat adiksi. Menghasilkan informasi tingkat adiksi beserta nilai tingkat keyakinan secara cepat, mudah dan objektif. 270968332542642662583907194-2276061192890Alat dan Bahan Alat: laptop intel celeron mouse & keyboard Bahan: Xampp PHP MySQL Laragon 00Alat dan Bahan Alat: laptop intel celeron mouse & keyboard Bahan: Xampp PHP MySQL Laragon 10415452432685003912537242946600 BAB III METODE PENELITIAN Jenis Penelitian. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan karena proses identifikasi tingkat adiksi media sosial dilakukan berdasarkan sejumlah gejala yang telah ditentukan dan diberikan nilai bobot oleh pakar. Data gejala yang diisi oleh siswa akan dihitung menggunakan metode Certainty Factor untuk memperoleh nilai tingkat keyakinan terhadap kategori adiksi media sosial yang dialami. Hasil perhitungan tersebut disajikan dalam bentuk nilai atau persentase sehingga dapat diukur dan dianalisis secara sistematis. Oleh karena itu, pendekatan kuantitatif dinilai sesuai untuk mendukung proses pengembangan dan pengujian sistem pakar yang dibangun. Pendekatan kuantitatif merupakan suatu pendekatan penelitian yang berfokus pada pengumpulan serta pengolahan data dalam bentuk angka. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh hasil penelitian yang bersifat objektif, terukur dan dapat dianalisis melalui proses perhitungan tertentu. Data yang diperoleh dari responden kemudian diolah menggunakan metode atau teknik analisis yang sesuai untuk menghasilkan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kesimpulan. Bahan dan Alat Bahan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: Data gejala adiksi media sosial yang diperoleh dari hasil studi literatur dan konsultasi dengan pakar. Data tingkat adiksi media sosial sebagai dasar dalam menentukan kategori hasil identifikasi. Nilai bobot atau tingkat keyakinan (Certainty Factor) dari setiap gejala yang diberikan oleh pakar. Data responden penelitian, yaitu siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Literatur pendukung berupa buku, jurnal ilmiah, artikel dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan sistem pakar, adiksi media sosial, metode Certainty Factor dan pengembangan aplikasi web. Kuesioner atau instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data gejala adiksi media sosial dari responden. Alat Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: Perangkat keras (Hardware) Laptop Intel RAM 4 GB Koneksi internet untuk mendukung proses pengembangan dan pengujian sistem. Perangkat Lunak (Software) Sistem Operasi Windows 10 XAMPP Laragon Visual Studio Code MySQL PHP HTML, CSS dan JavaScript Browser Microsoft Word Pakar Pakar yang memahami bidang psikologi remaja, bimbingan dan konseling atau kesehatan mental yang berperan dalam menentukan gejala, tingkat adiksi media sosial, serta nilai bobot Certainty Factor yang digunakan dalam sistem. Lokasi dan Jadwal Penelitian. Lokasi Penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bungku Tengah yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Pemilihan didasarkan pada kesesuaian objek penelitian, yaitu siswa kelas XII yang menjadi sasaran dalam identifikasi tingkat adiksi media sosial. Selain itu, lokasi tersebut dipilih karena memberikan akses yang memadai dalam proses pengumpulan data, observasi, wawancara dengan pihak terkait, serta pengujian sistem yang dikembangkan. Jadwal Penelitian. Penelitian ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih empat bulan, dimulai dari bulan Juni 2026 dengan Agustus 2026. Kegiatan penelitian meliputi Observasi, pengumpulan data awal dan study literatur, Penyusunan proposal dan konsultasi Dosen Pembimbing, Ujian Proposal, Pengumpulan dan seleksi data penelitian, Pembuatan desain dan coding program, Penyusunan skripsi dan konsultasi Dosen pembimbing, melengkapi persyaratan dan administrasi Ujian skripsi dan Ujian skripsi. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 1 Jadwal Peneltian NO KEGIATAN BULAN Mei Juni Juli Agustus 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 1 Observasi 2 Pengumpulan data awal dan study literatur 3 Penyusunan proposal dan konsultasi Dosen Pembimbing 4 Ujian Proposal 5 Pengumpulan dan seleksi data penelitian 6 Pembuatan desain dan coding program 7 Penyusunan skripsi dan konsultasi Dosen Pembimbing 8 Melengkapi persyaratan dan administrasi Ujian Skripsi 9 Ujian Skripsi Populasi dan Sampel. Populasi. Populasi merupakan keseluruhan subjek atau objek yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sumber data dalam suatu penelitian. Populasi digunakan sebagai dasar untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan tujuan penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah kabupaten Morowali. Populasi tersebut terdiri dari empat kelas, yaitu Kelas XII A, XII B, XII C dan XII D, dengan jumlah masing-masing 30 siswa, sehingga total populasi penelitian adalah 120 siswa. Pemilihan siswa kelas XII sebagai populasi didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka merupakan remaja yang aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa pada jenjang ini memiliki intensitas penggunaan media sosial yang cukup tinggi sehingga dianggap sesuai sebagai subjek penelitian untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial menggunakan metode Certainty Factor. Sampel. Sampel merupakan sebagian anggota populasi yang dipilih untuk mewakili keseluruhan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah yang terdiri dari dua kelas, yaitu Kelas XII A dan XII B. Masing-masing kelas berjumlah 30 siswa yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan, sehingga total populasi penelitian sebanyak 60 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik ini dipilih karena tidak semua anggota populasi memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Adapun kriteria sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 2 Negeri Bungku Tengah yang aktif menggunakan media sosial. n = N / (1 + N(e)²) Keterangan : n = Jumlah sampel N = Jumlah populasi e = Tingkat kesalahan (5% atau 0,05) Perhitungan jumlah sampel: n = 60 / (1 + 60(0,05)²) n = 60 / (1 + 60(0,0025)) n = 60 / (1 + 0,15) n = 60 / 1,15 n = 52,17 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini dibulatkan menjadi 52 responden. Selanjutnya, pemilihan responden dilakukan dari siswa kelas XII yang memenuhi kriteria sebagai pengguna aktif media sosial. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 2 Sampel S Laki-laki Perempuan Jumlah XII A 15 15 30 XII B 15 15 30 Total 30 30 60 Jenis dan Sumber Data. Jenis Data. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Data kuantitatif merupakan data yang dinyatakan dalam bentuk angka dan dapat diolah menggunakan perhitungan matematis. Data tersebut meliputi nilai bobot gejala yang diberikan oleh pakar, tingkat keyakinan responden terhadap gejala yang diberikan oleh pakar, tingkat keyakinan responden terhadap gejala yang dialami, serta hasil perhitungan metode Certainty Factor yang digunakan untuk menentukan tingkat adiksi media sosial pada siswa. Sumber Data. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data Primer. Data primer diperoleh secara langsung dari sumber utama penelitian. Data tersebut berupa data gejala adiksi media sosial dan nilai bobot Certainty Factor yang diperoleh dari pakar, serta data hasil pengisian kuesioner oleh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Data Sekunder. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber pendukung seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, skripsi dan dokumen lain yang berkaitan dengan sistem pakar, metode Certainty Factor dan adiksi media sosial pada remaja. Teknik Pengumpulan Data. Teknik pengumpulan data merupakan metode yang digunakan peneliti untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi. Observasi digunakan dengan mengamati secara langsung kondisi lingkungan penelitian di SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Kegiatan observasi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai penggunaan media sosial di kalangan siswa serta mengetahui kondisi yang berkaitan dengan objek penelitian. Wawancara. Wawancara dilakukan secara langsung dengan pakar, yaitu guru Bimbingan dan Konseling (BK) atau pihak yang memiliki pengetahuan mengenai perilaku adiksi media sosial pada remaja. Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh jumlah informasi mengenai gejala-gejala adiksi media sosial, kategori tingkat adiksi, serta nilai bobot Certainty Factor yang akan digunakan sebagai basis pengetahuan dalam sistem pakar. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 3 Nilai Bobot Certainty Factor (CF Pakar). Kode Gejala Gejala Cf Pakar Tingkat Keyakinan G01 Sulit mengontrol atau mengurangi penggunaan media sosial. 3 Cukup Yakin G02 Merasa gelisah atau tidak nyaman ketika tidak dapat mengakses media sosial. 2 Yakin G03 Menghabiskan waktu lebih lama di media sosial dari pada yang direncanakan. 2 Yakin G04 Mengabaikan tugas sekolah atau tanggung jawab karena pengguna media sosial. 1 Sangat Yakin G05 Mengurangi waktu istirahat atau tidur untuk menggunakan media sosial. 1 Sangat Yakin Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 4 Alasan Nilai Gejala Gejala Alasan G01 (3) Kesulitan mengontrol penggunaan media sosial merupakan salah satu indikator utama adiksi, sehingga tingkat keyakinannya tinggi. G02 (2) Rasa gelisah saat tidak dapat mengakses media sosial menunjukkan adanya ketergantungan, tetapi belum tentu selalu mengarah pada adiksi yang berat. G03 (2) Penggunaan media sosial melebihi waktu yang direncanakan merupakan tanda perilaku penggunaan yang berlebihan. G04 (1) Mengabaikan tugas sekolah menunjukkan bahwa sosial media telah mengganggu fungsi akademik, sehingga menjadi indikator yang sangat kuat. G05 (1) Berkurangnya waktu tidur akibat media sosial menujukan dampak nyata terhadap Kesehatan dan aktivitas sehari-hari, sehingga termaksud indikator yang sangat kuat. Nilai CF Interpretasi 1 Sangat Yakin 2 Yakin 3 Cukup Yakin 4 Tidak Yakin Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 5 Skala Nilai Certainty Factor Skala penilaian pada Tabel 3.5 digunakan untuk mengubah jawaban responden terhadap setiap pernyataan kuesioner menjadi nilai CF User. Nilai tersebut menunjukkan tingkat keyakinan responden terhadap gejala adiksi media sosial yang ditanyakan. Setiap pilihan jawaban memiliki nilai yang berbeda, yaitu 1 untuk sangat yakin, 2 untuk yakin, 3 untuk cukup yakin dan 4 untuk tidak yakin. Nilai yang diperoleh dari jawaban responden selanjutnya digunakan sebagai bagian dari perhitungan Certainty Factor dalam sistem. Kuesioner digunakan untuk memperoleh tingkat keyakinan siswa terhadap gejala dan kemudian diolah menggunakan metode Certainty Factor. Kuesioner. Kuesioner diberikan kepada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah sebagai responden penelitian. Kuesioner berisi daftar gejala yang berkaitan dengan adiksi media sosial. Jawaban responden digunakan untuk mengetahui tingkat keyakinan terhadap gejala yang dialami dan selanjutnya diolah menggunakan metode Certainty Factor untuk menghasilkan tingkat adiksi media sosial. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 6 Pernyataan Kuesioner. G01 - Sulit Mengontrol Penggunaan Media Sosial. No. Pernyataan P1 Saya sulit mengurangi waktu penggunaan media sosial. P2 Saya sering menggunakan media sosial lebih lama dari yang saya rencanakan. P3 Saya tetap membuka media sosial meskipun sudah berniat berhenti G02 – Gelisah Saat Tidak Dapat Mengakses Media sosial No. Pernyataan P4 Saya merasa gelisah ketika tidak dapat membuka media sosial. P5 Saya sering memikirkan media sosial saat tidak menggunakannya P6 Saya merasa tidak nyaman apabila tidak mengetahui informasi terbaru di media sosial. G03 – Menggunakan Media Sosial Melebihi Waktu yang Direncanakan No Pernyataan P7 Saya sering lupa waktu ketika menggunakan media sosial P8 Saya menghabiskan waktu lebih lama di media sosial dari pada yang saya rencanakan. P9 Saya sering menunda berhenti menggunakan media sosial. G04 – Mengabaikan Tugas Sekolah. No. Pernyataan P10 Saya pernah menunda mengerjakan tugas sekolah karena menggunakan media sosial. P11 Saya lebih memilih membuka media sosial dari pada menyelesaikan tugas sekolah. P12 Penggunaan media sosial menyebabkan tugas sekolah saya terlambat diselesaikan. G05 – Mengurangi Waktu Istirahat atau Tidur. No. Pernyataan P13 Saya sering menggunakan media sosial hingga larut malam. P14 Saya mengurangi waktu tidur karena menggunakan media sosial. P15 Saya tetap menggunakan media sosial meskipun sudah waktunya beristirahat. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 7 Skala Penilaian Kuesioner Certainty Factor (CF User). Pilihan Jawaban Nilai CF Keterangan Sangat Yakin 1 Respoden tidak mengalami atau tidak meyakini gejala tersebut. Yakin 2 Responden cukup yakin mengalami gejala tersebut. Cukup Yakin 3 Responden yakin mengalami gejala tersebut. Tidak Yakin 4 Responden sangat yakin mengalami gejala tersebut. Tabel 3. SEQ Tabel_3. \* ARABIC 8 Pengisian kuesioner Petunjuk Pengisian : Berilah tanda (✓) pada salah satu kolom jawaban yang paling sesuai dengan kondisi yang anda alami No Pernyataan 1 2 3 4 1 Saya sulit mengurangi waktu penggunaan media sosial. 2 Saya sering menggunakan media sosial lebih lama dari yang saya rencanakan. 3 Saya tetap membuka media sosial meskipun sudah berniat berhenti. 4 Saya merasa gelisah ketika tidak dapat membuka media sosial. 5 Saya sering memikirkan media sosial saat tidak menggunakannya. 6 Saya merasa tidak nyaman apabila tidak mengetahui informasi terbaru di media sosial. 7 Saya sering lupa waktu ketika menggunakan media sosial. 8 Saya mengabaikan waktu lebih lama di media sosial dari pada yang saya rencanakan. 9 Saya sering menunda berhenti menggunakan media sosial. 10 Saya pernah menunda mengerjakan tugas sekolah karena menggunakan media sosial. 11 Saya lebih sering memilih membuka media sosial dari pada menyelesaikan tugas sekolah. 12 Penggunaan media sosial menyebabkan tugas sekolah saya terlambat diselesaikan. 13 Saya sering menggunakan media sosial hingga larut malam. 14 Saya mengurangi waktu tidur karena menggunakan media sosial. 15 Saya tetap menggunakan media sosial meskipun sudah waktunya beristirahat. Keterangan : 1). Sangat Yakin = 1 3). Cukup Yakin = 3 2). Yakin = 2 4). Tidak Yakin = 4 Studi Pustaka. Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan berbagai referensi yang relevan dengan penelitian, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, skripsi dan penelitian terdahulu yang membahas sistem pakar, metode Certainty Factor, adiksi media sosial, serta pengembangan aplikasi berbasis web. Data dari studi pustaka digunakan sebagai landasan teori dan pendukung penelitian. Metode Analisis Data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menerapkan metode Certainty Factor (CF). Analisis deskripsi kuantitatif digunakan untuk mengolah dan menyajikan data dalam bentuk angka sehingga dapat memberikan gambaran mengenai tingkat adiksi media sosial yang dialami oleh responden. Proses analisis dimulai dengan mengumpulkan data gejala adiksi media sosial yang diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh siswa. Setiap gejala memiliki nilai bobot yang telah ditentukan oleh pakar berdasarkan tingkat keterkaitannya terhadap adiksi media sosial. Selanjutnya, jawaban responden dikonversi ke dalam nilai keyakinan sesuai dengan skala yang telah ditetapkan. Nilai keyakinan dari responden kemudian dikalikan dengan nilai bobot yang diberikan oleh pakar untuk memperoleh nilai Certainty Factor pada setiap gejala. Setelah itu, seluruh nilai Certainty Factor digabungkan menggunakan aturan kombinasi Certainty factor sehingga diperoleh nilai kepastian akhir. Nilai akhir yang dihasilkan kemudian diubah ke dalam bentuk persentase untuk menunjukkan tingkat keyakinan sistem terhadap kategori adiksi media sosial yang teridentifikasi. Hasil analisis tersebut digunakan sebagai dasar dalam menentukan tingkat adiksi media sosial pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Rumus Menghitung Nilai Certainty Factor Setiap Gejala. CF(H,E)=CFpakar​×CFuser Menggabungkan Nilai Certainty Factor. CFcombine​=CF1​+CF2​(1−CF1​) Menghitung Persentase Tingkat Keyakinan. Persentase=CFakhir​×100% Rumus Gabungan (Alur Perhitungan) CF(H,E)=CFpakar×CFuserCFakhir=CF1+CF2(1-CF1)+⋯+CFnPersentase=CFakhir×100% Keterangan: CF(H,E) = Nilai Certainty Factor untuk setiap gejala. CF Pakar = Nilai keyakinan dari pakar. CF User = Nilai keyakinan dari pengguna. CF₁, CF₂, …, CFn = Nilai Certainty Factor masing-masing gejala yang telah dihitung. CF akhir = Nilai Certainty Factor setelah seluruh gejala dikombinasikan. Persentase = Tingkat kepastian hasil identifikasi adiksi media sosial. Metode Pengembangan Sistem. Metode Prototype Metode Prototype ialah sebuah metode yang mengharuskan pengembang perangkat lunak membuat sebuah mockup berupa model aplikasi, sangat cocok pada kondisi di mana pengguna tidak bisa menyajikan informasi secara jelas mengenai kebutuhan yang sesuai dengan keinginannya ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"DOI":"10.55123/storage.v1i4.1066","abstract":"Riwayat Artikel :Diterima : tanggal artikel diterimaDisetujui : tanggal artikel disetujuiMediatama Solusindo merupakan suatu usaha penjualan yang fokus bergerak di bidang penjualan barang yang berhubungan dengan komputer beserta perlengkapannya. Didalam menjalankan usaha perdagangan ini terdapat berbagai masalah yang dihadapi oleh Mediatama Solusindo, seperti permasalahan dalam pengolahan terhadap data transaksi pembelian maupun data transaksi penjualan barang-barang komputer yang masih belum tersistematis dengan baik karena pencatatan transaksi pada Mediatama Solusindo saat ini masih dilakukan dengan cara manual. Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan di Mediatama Solusindo, mulai dari kegiatan penjualan barang, pencarian data stok barang suku cadang alat komputer maupun pencatatan data stock barang yang tersedia saat ini proses pengelolaan datanya masih belum terkomputerisasi. Mediatama Solusindo masih menggunakan pencatatan dengan menggunakan media kertas. Selain itu juga terdapat berbagai kendala lainya seperti penyimpanan data transaksi juga masih belum terorganisasi dengan baik, yang menyebabkan terjadinya pencatatan transaksi penjualan secara berulang atau redudansi. Dengan sistem pencatatan manual pada transaksi yang berjalan saat ini pada Mediatama Solusindo, banyak mengalami kesulitan dalam perekapan laporan pembelian, laporan penjualan serta sulitnya untuk mendapatkan informasi terkait stok barang yang akurat. Berlandaskan permasalahan inilah, maka peneliti melakukan penelitian dengan cara membuat sebuah perancangan prototype sistem informasi penjualan pada Mediatama Solusindo dengan model perancangan yang sistematis dan menggunakan usecase yang merupakan permodelan pola atau gambaran berbentuk diagram yang menggambarkan hubungan suatu sistem sehingga mudah dipahami serta memberikan solusi atas permasalahan yang sering dihadapi Mediatama Solusindo.","author":[{"dropping-particle":"","family":"Meisak","given":"Despita","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Hendri","given":"","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Agustini","given":"Silvia Rianti","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer","id":"ITEM-1","issue":"4","issued":{"date-parts":[["2022"]]},"page":"1-11","title":"Penerapan Metode Prototype Pada Perancangan Sistem Informasi Penjualan Mediatama Solusindo Jambi","type":"article-journal","volume":"1"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=b25240b1-e147-485a-81f4-dc0ab6c30a4b"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Meisak et al., 2022)","plainTextFormattedCitation":"(Meisak et al., 2022)","previouslyFormattedCitation":"(Meisak et al., 2022)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Meisak et al., 2022). Metode prototype merupakan metode pengembangan sistem yang dilakukan dengan membangun model awal sistem untuk memperoleh gambaran kebutuhan penggunaan sebelum sistem dikembangkan secara penuh. Melalui proses evaluasi dan perbaikan yang dilakukan secara berulang, metode ini memungkinkan pengembang menghasilkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, metode prototype dapat membantu dalam pengembangan sistem pakar berbasis web karena memberikan kesempatan kepada pakar dan pengguna untuk memberikan masukan selama proses pengembangan, sehingga sistem yang dihasilkan menjadi lebih efektif, mudah digunakan dan sesuai dengan tujuan penelitian. Pemilihan metode Prototype dalam penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk memperoleh masukan secara langsung dari pakar dan pengguna terkait sistem pakar yang dikembangkan. Dengan adanya proses evaluasi dan perbaikan yang dilakukan secara berulang, sistem yang dibangun diharapkan mampu memberikan hasil identifikasi tingkat adiksi media sosial yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tahapan-Tahapan Dalam Metode Prototype. Communication. Mengumpulkan kebutuhan sistem melalui observasi, wawancara dengan guru BK, siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah Kab. Morowali. Quick Plan. Menyusun perencanaan pengembangan sistem, kebutuhan perangkat lunak dan fitur sistem. Quick Design. Merancang basis data, antarmuka pengguna dan diagram sistem Protoype Construction. Membangun prototype sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor. Delivery and Feedback. Prototype dievaluasi oleh guru BK dan siswa. Masukan yang diperoleh digunakan untuk menyempurnakan sistem. Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 1 Metode Prototype sumber: ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"abstract":"Arsip merupakan penghubung antara organisasi dengan organisai lain maupun\nseseorang dengan orang lain yang sifatnya penting dan rahasia. Begitupun pada\nKantor Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin sangat diharapkan proses\npengelolaan arsip dapat dikelola dengan baik, cepat, dan mudah. Apabila arsip tidak\ndikelola dengan baik akan berdampak pada kesulitan menemukan informasi dan\nkehilangan data.Hal tersebut dapat menghambat tahapan pekerjaan selanjutnya.\nDengan demikian dibutuhkan sebuah sistem basis data pengarsipan pada Kantor\nKecamatan Lais menggunakan metode prototype untuk mengelola arsip secara tepat.\nDengan teknik prototyping pengembang bisa membuat prototype terlebih dahulu\nsebelum mengembangkan sistem yang sebenarnya. Sehingga, pengembang akan\ndengan mudah mengetahui kebutuhan untuk pengembangan guna mendefinisikan\nobjektif keseluruhan dari perangkat lunak yang akan dibangun sesui dengan\nkebutuhan objek. Sistem yang dibuat juga telah dilakukan pengujian dengan metode\nblack box dan pengujian usability dari 30 responden menyatakan sistem berjalan baik\nberdasarkan hasil responden dengan rata-rata 89%. Dengan adanya sistem ini sangat\ndiharapkan dapat membantu pekerjaan pada kantor Kecamatan Lais dalam hal\npengelolaan arsip secara baik dan tepat.\nKata Kunci: Arsip, Prototype, Black box","author":[{"dropping-particle":"","family":"Dokumen","given":"Pengarsipan","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Kecamatan","given":"Kantor","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Kurniati","given":"Lais","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"container-title":"Journal of Software Engineering Ampera","id":"ITEM-1","issue":"1","issued":{"date-parts":[["2021"]]},"page":"2775-2488","title":"Penerapan Metode Prototype Pada Perancangan Sistem","type":"article-journal","volume":"2"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=0f35f800-e07d-49bd-84d6-dc638a1a4f3a"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Dokumen et al., 2021)","plainTextFormattedCitation":"(Dokumen et al., 2021)","previouslyFormattedCitation":"(Dokumen et al., 2021)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Dokumen et al., 2021) Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 2 User Case Diagram Use Case Diagram pada Gambar 3.2 menggambarkan interaksi antara dua aktor, yaitu Guru BK sebagai admin atau sumber data pakar dan siswa sebagai pengguna sistem. Guru BK bertugas mengelola data gejala dan nilai Certainty Factor yang digunakan sebagai basis pengetahuan sistem. Selanjutnya, siswa mengakses sistem, mengisi identitas, menjawab pertanyaan mengenai gejala adiksi media sosial, dan mengirimkan jawaban. Sistem kemudian mengolah jawaban siswa dengan nilai Certainty Factor pakar menggunakan metode Certainty Factor. Setelah proses perhitungan selesai, sistem menampilkan hasil identifikasi berupa nilai atau persentase Certainty Factor, kategori tingkat adiksi, serta informasi atau saran yang sesuai dengan hasil identifikasi. Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 3 ERD ERD pada Gambar 3.3 menggambarkan hubungan antar data yang digunakan dalam sistem. Prosesnya dimulai dari penyimpanan data siswa, kemudian sistem memiliki data gejala dan pertanyaan. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut, kemudian jawaban dikaitkan dengan nilai Certainty Factor pengguna dan nilai CF pakar. Data tersebut diproses menggunakan metode Certainty Factor untuk menghasilkan nilai identifikasi tingkat adiksi, kemudian hasilnya dapat disimpan dan ditampilkan kepada siswa. Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 4 Activity diagram admin sumber ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Alfarizi","given":"Muhammad Iqbal","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Adistya","given":"Rama","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Pamudji","given":"Nurtjahja","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"title":"Penentuan Tingkat Kecanduan Game Online Pada Remaja Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Case-Based Reasoning","type":"article-journal","volume":"IV"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=9d07df3b-b27e-440b-a79a-c721b85ca71c"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Alfarizi et al., 2025) Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 5 Activity diagram user sumber ADDIN CSL_CITATION {"citationItems":[{"id":"ITEM-1","itemData":{"author":[{"dropping-particle":"","family":"Alfarizi","given":"Muhammad Iqbal","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Adistya","given":"Rama","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""},{"dropping-particle":"","family":"Pamudji","given":"Nurtjahja","non-dropping-particle":"","parse-names":false,"suffix":""}],"id":"ITEM-1","issue":"2","issued":{"date-parts":[["2025"]]},"title":"Penentuan Tingkat Kecanduan Game Online Pada Remaja Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Case-Based Reasoning","type":"article-journal","volume":"IV"},"uris":["http://www.mendeley.com/documents/?uuid=9d07df3b-b27e-440b-a79a-c721b85ca71c"]}],"mendeley":{"formattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)","plainTextFormattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)","previouslyFormattedCitation":"(Alfarizi et al., 2025)"},"properties":{"noteIndex":0},"schema":"https://github.com/citation-style-language/schema/raw/master/csl-citation.json"}(Alfarizi et al., 2025) Alur Penelitian. Alur penelitian merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis untuk mencapai tujuan penelitian. Pada penelitian ini, tahapan penelitian dimulai dari pengidentifikasian masalah hingga penyusunan laporan akhir. Setiap tahapan saling berkaitan dan menjadi dasar dalam pengembangan sistem pakar berbasis web untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada siswa menggunakan metode Certainty Factor. Identifikasi Masalah. Tahap pertama dilakukan dengan mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan media sosial pada kalangan remaja, khususnya siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bungku Tengah. Pada tahap ini peneliti mengamati fenomena penggunaan media sosial yang berlebihan serta dampaknya terhadap aktivitas belajar, interaksi sosial dan kehidupan sehari-hari siswa. Studi Literatur. Setelah masalah ditentukan, peneliti melakukan kajian terhadap berbagai sumber referensi seperti buku, jurnal ilmiah, skripsi dan artikel penelitian yang berkaitan dengan sistem pakar, metode Certainty Factor, adiksi media sosial dan pengembangan sistem berbasis web. Tahap ini bertujuan untuk memperkuat landasan teori yang digunakan dalam penelitian. Pengumpulan Data. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pakar, penyebaran kuesioner kepada siswa, serta studi dokumentasi. Data yang diperoleh meliputi gejala-gejala adiksi media sosial, nilai bobot Certainty Factor dari pakar, serta data yang dibutuhkan dalam proses pengembang sistem. Analisis Kebutuhan Sistem. Data yang telah terkumpulkan kemudian dianalisis untuk menentukan kebutuhan sistem yang akan dibangun. Analisis dilakukan terhadap kebutuhan pengguna, kebutuhan data, kebutuhan perangkat lunak, serta kebutuhan proses identifikasi tingkat adiksi media sosial menggunakan metode Certainty Factor. Perancangan Sistem. Pada tahap ini dilakukan perancangan sistem yang meliputi desain basis data, perancangan antarmuka pengguna, penyusunan diagram sistem, serta rancangan mekanisme perhitungan Certainty Factor yang akan diterapkan pada aplikasi berbasis web. Pengembangan dan Implementasi Sistem. Hasil perancangan kemudian diwujudkan ke dalam bentuk aplikasi berbasis web. Proses ini mencakup pembuatan fitur pengelolaan data gejala, data aturan, proses konsultasi, perhitungan Certainty Factor, serta penyajian hasil identifikasi tingkat adiksi media sosial. Pengujian Sistem. Sistem yang telah selesai dikembangkan selanjutnya diuji untuk memastikan seluruh fungsi data berjalan dengan baik. Pengujian dilakukan terhadap proses input data, pengolahan data, perhitungan Certainty Factor, serta keluaran hasil identifikasi yang dihasilkan oleh sistem. Analisis dan Evaluasi Hasil. Hasil pengujian dianalisis untuk mengetahui tingkat keberhasilan sistem dalam mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa hasil yang diberikan sistem sesuai dengan aturan dan pengetahuan yang diperoleh dari pakar. Kesimpulan dan Penyusunan Laporan. Tahap terakhir adalah penyusunan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Selanjutnya seluruh proses penelitian didokumentasikan dalam bentuk laporan skripsi sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah atas penelitian yang dilakukan. Gambar 3. SEQ Gambar_3 \* ARABIC 6 Alur Penelitian DAFTAR PUSTAKA ADDIN Mendeley Bibliography CSL_BIBLIOGRAPHY Alfarizi, M. I., Adistya, R., & Pamudji, N. (2025). Penentuan Tingkat Kecanduan Game Online Pada Remaja Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Case-Based Reasoning. IV(2). Amanda, Y., Ujianti, M. H., Informatika, M., Digital, U. T., Peserta, P., Baru, D., & Informasi, S. (2025). Ananda Mandiri Slawi Berbasis Web. 9(1), 177–184. Anggrainy, N. E. (2022). Body dissatisfaction pada Wanita Pengguna Media Sosial Instagram. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies, 2(2), 95–104. https://doi.org/10.30984/spectrum.v2i2.385 Arini, D., & Rahman, A. (2023). Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Codeigniter 3 (Studi Kasus: SDN 12 OKU). Jurnal Media Infotama, 19(1), 162–167. https://doi.org/10.37676/jmi.v19i1.3561 Arribe, E., & Ryandi, M. (2023). Perancangan Sistem Informasi Absensi Fingerprint Berbasis Website Pt. Media Andalan Nusa (Andalworks). Jurnal Ilmiah Informatika, 11(02), 143–149. https://doi.org/10.33884/jif.v11i02.7462 Ayu Sekar, N., Susanto Redy, E., & Muhaqiqin. (2022). Rancang Bangun Website Sistem Informasi. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 13(4), 1506–1516. Br Ginting, T. L., Marsono, M., & Sonata, F. (2024). Sistem Pakar Mendiagnosis Penyakit Mata Katarak Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor. Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD), 3(5), 696–703. https://doi.org/10.53513/jursi.v3i5.8232 Dokumen, P., Kecamatan, K., & Kurniati, L. (2021). Penerapan Metode Prototype Pada Perancangan Sistem. Journal of Software Engineering Ampera, 2(1), 2775–2488. https://journal-computing.org/index.php/journal-sea/index Efendi, E., Siregar, H. M., Hutagalung, A., & Pasaribu, B. (2023). Teknologi Sistem Informasi. 3, 43–53. Elvania Rachim, Neneng Yektiana, & Rahmat Hariyadi. (2022). Analisis Teori Pengolahan Informasi Dalam Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(4), 384–394. https://doi.org/10.56799/peshum.v1i4.507 Elvanni, I., Pratama, A., & Sahputra, I. (2025). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Certainty Factor ( Studi Kasus : Pt Evans Simpang Kiri Plantation Aceh Tamiang ) Expert System for Diagnosing Oil Palm Plant Diseases Using Certainty Factor Method ( Case Study : Pt Ev. 13(1), 74–82. https://doi.org/10.26418/justin.v13i1.83511 Emilio. (2022). No Titleהכי קשה לראות את מה שבאמת לנגד העינים. הארץ, 13(8.5.2017), 2003–2005. Hanif, K. H., Muntiari, N. R., & Ramadhani, P. A. (2022). Penerapan Metode Certainty Factor untuk Mendiagnosa Penyakit Preekslamsia pada Ibu Hamil dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Python. Insect (Informatics and Security): Jurnal Teknik Informatika, 7(2), 63–71. https://doi.org/10.33506/insect.v7i2.1818 Meisak, D., Hendri, & Agustini, S. R. (2022). Penerapan Metode Prototype Pada Perancangan Sistem Informasi Penjualan Mediatama Solusindo Jambi. STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik Dan Ilmu Komputer, 1(4), 1–11. https://doi.org/10.55123/storage.v1i4.1066 Nafisah, N., Handayani Ujianti, M., & Riyanto, R. (2025). Sistem Informasi Akademik Pengolahan Data Nilai Siswa Berbasis Website Pada Sd Negeri Mangunsaren 02. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 9(4), 6648–6654. https://doi.org/10.36040/jati.v9i4.14169 Ol, V., Amanda, A. T., Saputro, H., Herryanto, D., & Masalah, L. B. (2023). Jurnal Teknik Informatika Mahakarya (JTIM). 06(1). Pratama, A., & Sari, R. (2021). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1), 112–124. Putri, I. N., Rohaeti, E., & Ningrum, D. S. A. (2023). Gambaran Adiksi Media Sosial Siswa Di Masa Pandemi Covid-19. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 6(2), 88–96. https://doi.org/10.22460/fokus.v6i2.9396 Ramadhani, F., Sari, I. P., & Satria, A. (2023). Perancangan UI/UX Surat Keterangan Waris dalam Pengembalian Dana Haji Berbasis Web. Blend Sains Jurnal Teknik, 2(3), 198–203. https://doi.org/10.56211/blendsains.v2i3.306 Riski, L. A., Syauqi, A., & Mukrodin. (2022). Perancangan Aplikasi Computer Based Test (Cbt) Berbasis Web Pada Universitas Peradaban Menggunakan Framework Codeigniter. Jurnal Sistem Informasi Dan Teknologi Peradaban (JSITP), 3(2), 25–28. www.journal.peradaban.ac.id Rizki, A. M., & Setiawan, D. L. (2024). Penerapan Sistem Informasi Kehadiran Siswa Menggunakan Aplikasi Appsheet Berbasis Android. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(5), 10704–10712. Rosidin, N., & Punkastyo, D. A. (2025). Implementasi Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Certainty Factor untuk Diagnosis Gejala Kecanduan Game Online. 14(September), 50–54. Samsudin, A., & Hamdalah Islami, H. (2023). P. Ricardianto et al., “The impact of service quality, ticket price policy and passenger trust on airport train passenger loyalty,” Uncertain Supply Chain Manag., vol. 11, no. 1, pp. 307–318, 2023, doi: 10.5267/j.uscm.2022. Jurnal Infotex, 2(1), 214–226. Sayuti, A., Davizan, S., & Monica, T. (2024). Sistem Informasi Pengolahan Data Bantuan Sosial Pada Kantor Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Menggunakan VB. Net. Jurnal Surya Informatika, 14(2), 71–76. https://doi.org/10.48144/suryainformatika.v14i2.1983 Siwu Maria Hanna Britney, Rampo Yori Vania, & Joshua Reynaldo Salaki. (2022). Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Fasilitas Kantor Berbasis Web. Jurnal Teknik Informatika Dan Elektro, 4(2), 1–10. https://doi.org/10.14716/ijtech.v0i0.0000 Studi, W., & Desa, K. (2023). rancang bangun, website, PHP, MySQL, Framework Codeigneter, black box 1. 1. Sukiakhy, K. M., Zulfan, Z., & Aulia, O. (2022). Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Mental Pada Anak Berbasis Web. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 6(2), 119. https://doi.org/10.22373/cj.v6i2.14195 Sulistyo, D. B., & Nita, S. (2024). Implementasi Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Media Sosial. 4(1), 480–489. Tinggi, S., Informatika, M., & Komputer, D. A. N. (2022). Jl. Cikutra No. 113 A, Bandung 40124, INDONESIA. 11(1), 9–18. Wahdaniati Nur Utami, Ria Rismayati, I. (2024). Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Sains Komputer. Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi Dan Sains Komputer, 1(2), 117–133. Wiyono, R. A., Dewi, E., Mulyani, S., Saputra, R. D., & Mulya, D. S. (2022). Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Kecanduan Media Sosial Berbasis Android Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor. Seminar Nasional …, 527–532. https://corisindo.stikom-bali.ac.id/penelitian/index.php/semnas/article/view/109%0Ahttps://corisindo.stikom-bali.ac.id/penelitian/index.php/semnas/article/download/109/82